Warga Padati Program CKG di Cadasari Pandeglang

  • 24 Jul 2026 20:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Ratusan warga Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, tumpah ruah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Jumat 24 Juli 2026. Program bakti sosial kesehatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi pelayanan guna mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma tanpa harus jauh-jauh mendatangi fasilitas kesehatan formal.

Berbagai jenis layanan medis komprehensif dihadirkan dalam kegiatan tersebut untuk melayani masyarakat. Mulai dari pemeriksaan ultrasonografi (USG), rontgen, Gula Darah Sewaktu (GDS), pengukuran antropometri berat dan tinggi badan, hingga pemeriksaan tekanan darah secara berkala.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Eniyati, mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat pada kegiatan ini jauh melampaui proyeksi awal yang telah ditetapkan. Dari target semula sebanyak 200 orang, Dinkes mencatat jumlah warga yang mendaftar dan hadir justru mencapai sekitar 300 peserta.

"Pesertanya melebihi target. Tentu dengan berbagai keluhan kesehatan yang disampaikan masyarakat, kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten sehingga kegiatan CKG ini dapat berjalan dengan lancar," ujar Eniyati, Jumat 24 Juli 2026.

Ia menambahkan, program CKG merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan serta deteksi dini berbagai jenis penyakit.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang hadir langsung untuk meninjau jalannya kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga Desa Kaduengang. Bupati menegaskan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau merupakan hak dasar yang harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Yang paling penting adalah bagaimana seluruh warga bisa mendapatkan layanan kesehatan. Dengan adanya CKG ini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah dan mengetahui kondisi kesehatannya," kata Bupati Dewi.

Di hadapan warga yang hadir, Bupati juga berpesan agar masyarakat senantiasa peduli terhadap kondisi fisik mereka dan tidak menunggu hingga jatuh sakit untuk memeriksakan diri ke tenaga medis. "Jangan menunggu sakit baru memeriksakan kesehatan. Dengan pemeriksaan secara rutin, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan melakukan langkah-langkah pencegahan," katanya..

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Eet Ernasari, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran layanan kesehatan jemput bola ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu para petani dan warga yang kerap terkendala waktu untuk pergi ke Puskesmas di tengah kesibukan bekerja sehari-hari.

"Senang, sekarang bisa cek kesehatan langsung ga perlu pergi ke puskesmas jauh-jauh," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....