Bupati Dewi Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan MPLS Digelar 31 Juli 2026
- 24 Jul 2026 20:14 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menggelar rapat terbatas sekaligus meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cadasari, Pandeglang, pada Jumat 24 Juli 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 Juli mendatang dapat berjalan sukses tanpa kendala.
Dalam arahannya, Bupati Dewi menekankan agar seluruh pihak terkait mempersiapkan segala aspek secara matang, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana fisik, tenaga pendidik, fasilitas asrama, hingga pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi para calon siswa. "Di rapat ini kami ingin semua menyampaikan progres, karena Sekolah Rakyat ini merupakan program Bapak Presiden yang harus kita sukseskan bersama," ujar Bupati Dewi, Jumat 24 Juli 2026.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan tidak ada satu pun kebutuhan siswa yang terlewatkan. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang menuntut kolaborasi optimal dari berbagai pihak.
Kasatker Prasarana, Astri Paramita, melaporkan bahwa progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang saat ini telah mencapai 66 persen. Pihaknya optimistis seluruh rangkaian pengerjaan akan rampung 100 persen pada Agustus mendatang berkat percepatan yang dilakukan.
"Untuk mengejar target, kami terus melakukan percepatan progres. Bahkan, kami sudah menambah tenaga kerja dan jam kerja," ujar Astri.
Kendati pembangunan secara keseluruhan masih berjalan, Astri memastikan bahwa pelaksanaan MPLS bagi para siswa tetap akan dimulai sesuai jadwal pada 31 Juli 2026. Hal tersebut dikarenakan fasilitas utama penunjang kegiatan belajar telah siap digunakan.
"Gedung SD, SMP, dan SMA sudah rampung. Meja belajar juga sudah tersedia. Untuk asrama juga sudah selesai, sudah ada tempat tidur, kasur, dan lemari," katanya.
Sementara, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Pandeglang, Siwi Astuti, menyatakan pihaknya terus mematangkan kesiapan peserta didik serta teknis pembelajaran. Tercatat sebanyak 480 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA dipastikan akan mengikuti kegiatan MPLS tersebut.
"Untuk siswa SD memang masih kurang sedikit, tetapi kami pastikan pada saat MPLS jumlahnya akan terpenuhi," ucap Siwi.
Dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar dan pembinaan karakter, pihak sekolah saat ini telah menyiapkan sebanyak 37 guru tamu, 13 wali asuh, serta dua wali asrama, meskipun masih terdapat kekurangan empat tenaga pengajar yang sedang diupayakan pemenuhannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....