KMP Umbul Tengah Prioritaskan Produk UMKM Lokal
- 08 Jul 2026 12:37 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Umbul Tengah, Kota Serang akan menjadi wadah pemasaran berbagai produk unggulan masyarakat setempat. Pemerintah kelurahan memastikan produk UMKM lokal menjadi prioritas utama dalam pengembangan koperasi setelah resmi diluncurkan pada 15 Juli 2026.
Lurah Umbul Tengah Arifudin mengatakan, wilayahnya memiliki sejumlah potensi usaha yang dapat dikembangkan melalui koperasi. Salah satu produk yang menjadi ciri khas daerah tersebut adalah olahan kacang yang selama ini telah dikenal luas di wilayah Kota Serang hingga Provinsi Banten.
Menurut Arifudin, selain produk kacang, masyarakat Umbul Tengah juga memiliki berbagai usaha olahan makanan seperti keripik pisang dan keripik singkong. Produk fashion dari pelaku UMKM lokal juga menjadi salah satu potensi yang akan dikembangkan melalui koperasi.
“Sebetulnya Umbul Tengah itu punya UMKM yang relatif bervariatif. Kita unggulnya petani-petani kacang. Kalau pedagang kacang sekota Serang dan se-Banten yang suka jualan kacang, pasti orang Umbul Tengah. Kita juga punya yang namanya Rumah Fashion, itu ada Kampung Fashion Rhamala di Majalawang. Nah, itu juga pasti akan kita tarik untuk masuk ke Koperasi Merah Putih,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Produk warga akan didorong untuk masuk dan berkembang melalui koperasi sehingga mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Saat ini, jumlah anggota KMP Umbul Tengah telah mencapai sekitar 70 orang. Pemerintah kelurahan menargetkan seluruh masyarakat dapat menjadi bagian dari koperasi, dengan jumlah anggota potensial mencapai lebih dari 1.500 orang sesuai jumlah keluarga yang ada di wilayah tersebut.
Arifudin menyebut, sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat melalui pendekatan langsung dari kampung ke kampung. Langkah tersebut dilakukan agar warga memahami manfaat koperasi serta tidak hanya melihat koperasi sebagai tempat simpan pinjam.
“Yang paling penting koperasi ini harus bisa memberdayakan masyarakat. Khususnya generasi muda, bagaimana caranya bisa mengembangkan potensi wilayah yang ada di kita,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah kelurahan juga membuka peluang kerja sama dengan pihak luar apabila dibutuhkan. Namun, produk UMKM lokal tetap menjadi prioritas utama agar masyarakat Umbul Tengah dapat tumbuh dan berkembang bersama melalui keberadaan koperasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....