Fasilitas Komplit, KNMP Cikiruhwetan Menanti Serah Terima

  • 24 Jun 2026 14:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Proses operasional penuh kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Cikiruhwetan kini memasuki tahapan krusial berupa persiapan serah terima aset kelola. Manajemen Koperasi Desa Merah Putih secara resmi ditunjuk sebagai motor utama yang akan menggerakkan seluruh lini usaha dan fasilitas penunjang di area tersebut.

Seorang nelayan Desa Cikiruhwetan, Suhayati, membenarkan kondisi fisik bangunan di wilayahnya saat ini sudah berdiri megah dan memberikan ruang bermain yang luas bagi anak-anak. Penataan lingkungan yang rapi membuat dinilainya membuat suasana perkampungan nelayan jauh lebih representatif jika dibandingkan dengan kondisi kumuh pada tahun-tahun sebelumnya.

"Sekarang dari desa-desa lain juga katanya enak di sini, bersih, bagus suasananya dan bangunan-bangunannya juga bagus. Harapan kami buat nelayan ke Pak Presiden tolong lebih ditingkatkan lagi bimbingan atau bantuan buat nelayannya kayak semacam alat-alat atau modal," ujar Suhayati, Rabu, 24 Juni 2026.

Masyarakat kini menantikan aktivasi seluruh fasilitas gerai niaga agar transaksi jual beli hasil laut dapat berjalan lebih terpusat dan higienis. Kejelasan jadwal operasional dinilainya sangat penting agar bantuan sarana prasarana yang sudah diturunkan tidak mengalami masa vakum terlalu lama.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar, mengonfirmasi proses inventarisasi aset dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah rampung pada April lalu. Otoritas dinas memproyeksikan dokumen serah terima pengelolaan final dapat segera direalisasikan bulan Juni sampai Juli nanti.

"Pekerjaan pembangunan dari Kampung Nelayan Merah Putih alhamdulillah sudah selesai di akhir tahun kemarin dan sekarang kita lagi proses menunggu serah terima pengelolaan oleh Koperasi Desa Merah Putih. Informasi terakhir, awal April kemarin sudah dilakukan inventarisir aset dari KKP dan akan diserahterimakan di bulan Juni ini," kata Uun.

Diskan memastikan infrastruktur KNMP telah dilengkapi fasilitas tambat labuh armada kapal serta pabrik es penjamin mutu tangkapan. Kawasan ini juga menyediakan kluster sentra kuliner khusus sebagai wadah bagi para istri nelayan untuk menjajakan produk olahan ikan.

Guna memperluas daya jangkau program, Pemkab Pandeglang pun telah mengusulkan empat titik lokasi KNMP baru untuk tahun anggaran dua ribu dua puluh enam. Empat wilayah pesisir strategis yang masuk radar usulan meliputi Kecamatan Carita, Kecamatan Panimbang, serta dua titik di Kecamatan Sumur.

"Di dalam kampung nelayan itu disediakan tambat labuh, pabrik es untuk memenuhi kebutuhan es, cold storage, termasuk di dalamnya ada sentra kuliner tempat istri nelayan melakukan aktivitas penjualan hasil olahan ikan. Tahun 2026 ini Pandeglang mengusulkan empat titik di Carita, Panimbang, dan dua titik di Sumur yang sudah proses verifikasi," ujar Uun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....