Stok Beras Bulog Cabang Lebak-Pandeglang Melimpah
- 13 Jun 2026 06:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Perum Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang memastikan ketahanan pasokan pangan dalam kondisi yang sangat aman untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. Ketersediaan cadangan pangan di gudang penyimpanan pemerintah saat ini bahkan mencetak rekor kuantitas terbesar sepanjang sejarah operasional kantor cabang.
Kepala Sub Divre Bulog Lebak-Pandeglang, Syaukani, menegaskan volume cadangan beras yang tersimpan di dalam kompleks pergudangan saat ini telah menyentuh angka 30 ribu ton. Menurutnya kelimpahan stok logistik tersebut menjadi jaminan utama bagi kelancaran pelaksanaan program bantuan kemanusiaan serta stabilitas pasar domestik.
"Kita Alhamdulillah sampai hari ini, kita cukup besar stoknya, mungkin stok terbesar dalam sejarah Republik kita sampai hari ini masih kita di cabang Lebak di Pandeglang Lebak itu lebih kurang 30.000 ton," kata Syaukani, Jumat 12 Juni 2026.
Besarnya cadangan pangan ini disebutnya sekaligus mengeliminasi kekhawatiran publik mengenai potensi terjadinya kelangkaan beras di tingkat pedagang eceran pasar tradisional. Masyarakat diminta tidak melakukan aksi pembelian panik karena distribusi pasokan barang ke tiap agen berkala tetap terjamin.
Penyaluran tersebut disebutnya untuk mereduksi dampak inflasi daerah. Kehadiran stok yang melimpah disebutnya memudahkan tim satgas pangan melakukan intervensi pasar secara cepat saat mendeteksi adanya spekulasi harga.
Manajemen Bulog terus mengoptimalkan keandalan sistem perawatan gudang agar kualitas beras yang disimpan tidak mengalami penurunan mutu atau kerusakan fisik. Standardisasi pemeliharaan berkala diterapkan ketat guna memastikan komoditas yang sampai ke tangan warga layak konsumsi.
Kelancaran pasokan hulu ini diharapkannya mampu memberikan rasa aman bagi pemenuhan hajat hidup harian masyarakat golongan ekonomi lemah.
Selain stok yang aman, Syaukani juga menyebut saat ini Bulog terus menyalurkan bantuan pangan kepada keluarga tidak mampu. Tiap keluarga penerima manfaat dalam program bantuan pangan dipastikannya akan menerima alokasi jatah beras sebanyak 20 kilogram, serta tambahan paket berupa minyak goreng kemasan sebanyak empat liter.
"Kita memang sebagai penyedia komoditi, di sana ada minyak dan ada beras. Jadi setiap warga akan mendapatkan 20 kilo beras dan juga 4 liter minyak," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....