Satgas Validasi Kelompok Penerima Manfaat MBG di Lebak

  • 04 Mei 2026 21:32 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Satgas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Lebak melakukan validasi data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Amir Hamzah yang ketua Satgas MBG Kabupaten Lebak, Senin, 4 Mei 2026.

Validasi data penerima MBG ini dilakukan sebagai upaya memastikan akurasi dan validitas data penerima manfaat program MBG. Pemerintah daerah menilai validasi data menjadi langkah krusial agar program dapat berjalan sesuai tujuan.

Wakil Bupati menegaskan pentingnya ketepatan data dalam mendukung keberhasilan program bantuan sosial. Menurutnya, kesalahan data dapat berdampak pada tidak meratanya distribusi manfaat.

“Validasi data ini penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Amir Hamzah.

Ia memaparkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak yang telah terdata mencapai 265 titik. Dari jumlah tersebut, realisasi program yang sudah berjalan mencapai 72,83 persen.

Capaian tersebut, menunjukkan progres yang cukup baik, namun tetap memerlukan evaluasi dan penyempurnaan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

“Capaian ini harus terus kita dorong agar bisa mencapai target maksimal. Kita tidak boleh lengah dalam memastikan kualitas pelaksanaannya,” katanya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Lebak terus menjalin koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Berbagai arahan dari pemerintah pusat juga terus ditindaklanjuti secara serius.

Amir Hamzah menegaskan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada sinergi antar pihak, baik pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya. “Kita harus mengamankan program MBG ini agar berjalan optimal. Diperlukan validasi dan pembaruan data penerima manfaat secara berkelanjutan,” ucapnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Lebak akan melaksanakan validasi lanjutan dalam skala yang lebih luas. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 Mei 2026. Validasi lanjutan itu akan dipusatkan di Aula Multatuli dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Diharapkan, proses tersebut dapat menghasilkan data yang lebih akurat dan mutakhir. “Kami ingin memastikan setiap data yang digunakan benar-benar valid, sehingga tidak ada lagi kesalahan dalam penyaluran bantuan,” ucap Amir.

Amir Hamzah optimistis, melalui validasi dan pembaruan data secara berkala, program MBG akan semakin tepat sasaran serta berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Dengan data yang akurat, manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara merata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....