Karya Bakti TNI Pandeglang Sasar Rehab Sekolah

  • 20 Apr 2026 17:44 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Program Karya Bakti TNI di Kabupaten Pandeglang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, namun juga menyasar pada revitalisasi fasilitas pendidikan dan sosial. Selain betonisasi jalan sepanjang 18 kilometer, tim di lapangan juga menyiapkan agenda renovasi untuk tiga gedung sekolah yang kondisinya memerlukan perbaikan mendesak. Program terintegrasi ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menuntut ilmu seiring dengan semakin mudahnya akses transportasi menuju lembaga pendidikan.

Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga menjelaskan bahwa pembangunan jalan dari Desa Padali hingga Rancapinang memiliki kaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan akses jalan yang memadai, menurutnya kini mobilisasi siswa menuju sekolah tidak lagi memerlukan waktu lama dan tenaga ekstra.

"Selain jalan, kami juga merencanakan merevitalisasi tiga sekolah. Kami ingin mobilitas masyarakat sekolah semakin lancar seiring dengan selesainya pembangunan infrastruktur ini," katanya, Senin 20 April 2026.

Selain sektor pendidikan, TNI juga mengagendakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target satu unit rumah di setiap desa yang dilalui jalur pembangunan. Ritonga menyebut program sosial ini menyasar warga prasejahtera agar memiliki hunian yang lebih sehat dan layak sesuai standar kenyamanan.

Fasilitas ibadah juga dikatakannya menjadi prioritas dalam rangkaian kegiatan bakti sosial tersebut melalui rencana renovasi masjid dan mushola di setiap desa. Pihak Kodim Pandeglang saat ini sedang melakukan pendataan untuk menentukan satu masjid dan satu mushola per desa yang paling membutuhkan perbaikan. Bahkan, tim di lapangan tengah mencari pondok pesantren yang memenuhi kriteria untuk dilakukan revitalisasi bangunan demi mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.

Pembangunan sarana air bersih juga masuk dalam daftar prioritas guna menjamin kesehatan warga di sepanjang jalur Padali-Rancapinang. Ketersediaan akses air bersih di setiap desa diharapkan mampu menekan risiko penyakit serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Seluruh kegiatan pembangunan fisik ini dilaksanakan secara serentak beriringan dengan pengerjaan betonisasi jalan utama.

Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam merehabilitasi fasilitas umum ini dikatakan Ritonga dilakukan melalui semangat gotong royong yang menjadi ciri khas karya bakti. Personel kewilayahan bekerja bahu-membahu bersama warga setempat mulai dari tahap pembersihan hingga penyelesaian bangunan. Partisipasi masyarakat sangat krusial dalam menentukan keberhasilan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan harian warga ini.

"Nanti di setiap desa juga ada rehab rumah tidak layak huni satu per desa, sarana air bersih, serta renovasi masjid dan mushola. Kami juga sedang mencari pesantren untuk direvitalisasi," katanya.

Dandim 0601/Pandeglang memastikan seluruh progres pembangunan fisik dipantau secara rutin agar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat untuk sinkronisasi data penerima manfaat rehab rumah maupun fasilitas umum lainnya. Kehadiran program komprehensif ini diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi wajah pedesaan di wilayah selatan Pandeglang dalam waktu singkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....