Pelayanan Kesehatan Gratis di Lebak Jangkau Masyarakat Badui

  • 19 Apr 2026 06:18 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Dinkes Provinsk Banten dan Lebak melaksanakan Cek Kesehatan Gratis pada masyarakat Baduy
  • Kegiatan ini juga disertai pengobatan serta pemeriksaan skrining Tuberkulosis (TB).
  • kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat adat.
  • penanganan TB menjadi prioritas karena masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai

RRI.CO.ID,Lebak - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten berkolaborasi memberikan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Badui. Kegiatan ini juga disertai pengobatan serta pemeriksaan skrining Tuberkulosis (TB).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, mengatakan pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik perbatasan wilayah Badui. Lokasi pelayanan meliputi Terminal Ciboleger, Binong, dan Cijahe.

Menurut Eka, kegiatan pelayanan kesehatan berjalan lancar sejak pagi hari. Warga Badui terlihat antusias mendatangi lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.

“Kami mengapresiasi kesadaran masyarakat Badui untuk mengikuti pelayanan CKG, pengobatan, dan pemeriksaan skrining TB. Warga sangat antusias hingga ratusan orang,” ujar Eka di Lebak, Jumat, 17 April 2026.

Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat adat. Terlebih, wilayah Badui tergolong daerah yang cukup terpencil. .

Selain pemeriksaan umum, petugas kesehatan juga melakukan skrining penyakit menular, khususnya Tuberkulosis. Upaya ini bertujuan untuk mendeteksi dini serta mencegah penyebaran penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif pemerintah. Fokus utama adalah menekan angka penyebaran penyakit menular.

Ia menambahkan, penanganan TB menjadi prioritas karena masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah pelosok.“Kami memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga Badui, mendapatkan akses kesehatan,” kata Ati.

Kepala Desa Kanekes yang juga tetua adat Badui, Jaro Oom, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan di wilayah Badui sangat membantu masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan medis. “Kami berharap program ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan agar derajat kesehatan masyarakat di wilayah ini makin meningkat,” ujar Jaro Oom.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....