Disperindag Cilegon Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kilogram Aman
- 05 Mar 2026 17:00 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, memastikan untuk 28 hari ke depan harga dan ketersediaan gas LPG 3 Kilogram di Kota Cilegon masih aman.
Kepala Disperindag Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, harga gas LPG 3 Kilogram di Kota Cilegon, saat ini masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh Pemerintah yakni, Rp19 ribu per tabung untuk ke konsumen.
“Untuk yang bersubsidi yah, masih sesuai dengan aturan ga boleh lebih dari HET sebesar Rp19 ribu,” ucap Didin di kantornya, Kamis 5 Maret 2026.
Didin menyampaikan, berdasarkan Informasi dari PT Pertamina Patra Niaga di Kota Cilegon, khususnya Fuel Terminal Tanjung Gerem, yang merupakan unit operasional vital sub-holding Commercial & Trading Pertamina. Hingga 28 hari ke depan ketersediaan gas LPG 3 Kilogram masih aman. Dengan demikian,
Didin menyampaikan, untuk Gas LPG 3 Kilogram di Kota Cilegon, tidak terdampak dengan adanya perang Timur Tengah antara Israel, Amerika Serikat dengan Iran. "Informasi dari Patra Niaga untuk 28 hari ke depan ketersediaan gas LPG 3 Kilogram masih,” ujar Didin.
Dalam kesempatan itu, Didin juga memastikan ketersediaan Minyakita di Kota Cilegon, saat ini sudah kembali aman dan tidak akan terjadi kelangkaan untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026.
“Minyakita kemarin hari Senin (2 Maret) ada di Bazar Ramadhan di Grogol dan di Pasar Kranggot itu masih aman,” ujar Didin.
Didin menyampaikan, harga Minyakita di Kota Cilegon, masih sesuai dengan HET yakni, Rp15.700 ribu dan sudah kembali dipasok kebutuhannya dari Bulog. Menurut, Didin saat ini sudah ada aturan baru. Dimana, dengan aturan baru itu masyarakat saat ini bisa langsung membeli Minyakita di kantor Bulog.
“Iya sudah di pasok dan dari Bulog. Jadi memang kelangkaan ini salah satunya ada aturan baru sehingga pengecer bisa langsung beli ke Bulog,” ucap Didin.
Dikatakan Didin, perbedaan harga antara beli ke pedagang dan ke Bulog langsung cukup beda. Dimana, untuk pembelian Minyakita di kantor Bulog senilai Rp14.500 dan dijual ke masyarakat maksimal Rp15.700 ribu per liter. Dengan demikian, untuk pedagang ada selisih harga sekitar Rp1.200 per liternya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....