Pemkab Lebak Perkuat Pendidikan Putus Kemiskinan
- 27 Feb 2026 19:27 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak (Pemkab Lebak) mempertegas komitmennya dalam menjadikan sektor pendidikan sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia lewat Sentra Galih Pakuan.
Kolaborasi itu direalisasikan melalui penyaluran bantuan fasilitas penunjang bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) dan orang tua siswa pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang dihadiri Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lebak, Alkadri, beserta jajaran terkait tersebut digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 34 Lebak dan berlangsung khidmat. Kehadiran para orang tua siswa turut menambah suasana haru dan penuh harapan.
Alkadri menegaskan Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar menjadi tempat belajar teori di ruang kelas. Menurutnya, konsep pendidikan yang diterapkan berorientasi pada pembentukan karakter dan kemandirian siswa melalui penguatan keterampilan usaha.
“Sekolah ini tidak hanya mengajarkan pelajaran akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup. Sekolah ini hadir untuk memutus mata rantai kemiskinan tersebut,” kata Alkadri.
Ia menjelaskan, kemiskinan sering kali terjadi secara turun-temurun akibat keterbatasan akses pendidikan dan keterampilan. Karena itu, intervensi melalui pendidikan yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi menjadi langkah strategis Pemkab Lebak.
Adapun bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar asrama guna menunjang kenyamanan belajar siswa. Fasilitas tersebut meliputi kasur, lemari, dan perlengkapan penunjang lainnya agar siswa dapat tinggal dan belajar dengan layak.
Selain untuk siswa, bantuan juga diberikan kepada orang tua dalam bentuk modal usaha. Bantuan tersebut menyasar keluarga yang memiliki potensi usaha rumahan agar dapat berkembang dan meningkatkan pendapatan.
Alkadri menambahkan pemberian modal usaha kepada orang tua merupakan bagian dari pendekatan menyeluruh. “Kami ingin pendidikan anak berjalan seiring dengan penguatan ekonomi keluarga. Jika orang tua berdaya, anak-anak pun bisa belajar dengan lebih tenang,” ujarnya.
Salah satu orang tua siswa, Ahmad Arip, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia menilai program tersebut sangat membantu keluarganya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak saya bisa belajar dengan fasilitas yang lebih baik, dan modal usaha ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk menambah penghasilan keluarga,” kata Ahmad Arip.
Pemkab Lebak juga menyampaikan apresiasi kepada Badma Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Banten, yang telah memfasilitasi lokasi sementara bagi Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut memungkinkan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Ke depan, proses belajar mengajar diharapkan semakin maksimal seiring dengan rampungnya pembangunan gedung sekolah permanen di Kecamatan Panggarangan. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan di wilayah selatan Lebak.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Lebak optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan berbasis pemberdayaan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan penguatan ekonomi keluarga, upaya memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Lebak diharapkan dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....