Satgas Buka Partisipasi Publik Awasi Program MBG

  • 23 Feb 2026 13:03 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawasi kualitas dan penyaluran program MBG selama bulan Ramadan. Wakil Ketua Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan menyampaikan, pengawasan menjadi tantangan utama mengingat jumlah dapur MBG yang tersebar di 35 kecamatan.

Saat ini tercatat lebih dari 140 dapur MBG telah berdiri di Kabupaten Pandeglang, dengan sekitar 120 dapur aktif beroperasi. Kondisi tersebut memerlukan pengawasan berlapis agar kualitas bahan pangan dan proses pengolahan tetap sesuai standar.

Ia mengakui masih ditemukan sejumlah pelanggaran teknis di lapangan, mulai dari kelalaian seleksi bahan baku hingga ketidaksesuaian fasilitas dapur dengan persyaratan BGN. Seluruh temuan tersebut terus dievaluasi dan dilaporkan ke BGN.

“Kami terbuka menerima laporan dari masyarakat, media, maupun LSM. Semua informasi akan kami cek dan evaluasi kebenarannya,” ujarnya.

Menurut Doni, pengawasan bersama diperlukan untuk mencegah terulangnya kasus makanan tidak layak konsumsi. Jika ditemukan pelanggaran serius, Satgas akan merekomendasikan sanksi kepada BGN, termasuk kemungkinan penghentian sementara operasional dapur.

Ia berharap seluruh pengelola dapur dan yayasan mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar program MBG benar-benar memberi manfaat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat Pandeglang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....