TNI Kawal Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP di Pandeglang

  • 15 Feb 2026 16:37 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai penggerak utama dalam pembangunan infrastruktur Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pandeglang memberikan percepatan signifikan pada progres fisik di lapangan. Hingga pertengahan Februari 2026, tercatat empat desa telah memimpin kemajuan konstruksi dengan capaian di atas 50 persen. Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan gerai koperasi di semua desa di Pandeglang.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Pandeglang, Dindin Herdiansyah, menyampaikan bahwa acuan utama verifikasi pembangunan gerai merujuk pada data portal militer dari kodim 0601 Pandeglang. Menurutnya dari 103 titik lahan yang diusulkan melalui koordinasi TNI, sebanyak 85 lokasi telah dinyatakan terverifikasi dan memenuhi syarat teknis untuk didirikan bangunan. Adapun saat ini, proses pembangunan fisik sudah mulai berjalan secara bertahap di 72 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Pandeglang.

"Lahan yang diajukan untuk dibangunkan itu seluruhnya ada di portalnya TNI yang menjadi leading sector. Dari 103 titik, 85 sudah terverifikasi dan baru 72 yang mulai proses pembangunan," ujar Dindin Herdiansyah, Minggu 15 Februari 2026.

Dindin menyebut pemetaan konsentrasi pembangunan gerai KDKMP di Pandeglang saat ini bervariasi, beberapa lokasi sudah menyentuh angka 80 hingga 90 persen. Selain empat desa yang memimpin di atas 50 persen, terdapat 23 titik yang progresnya stabil di rentang 10 hingga 50 persen.

Namun, Dindin mengatakan tantangan besar masih membayangi 45 titik konstruksi lainnya yang progresnya masih berada pada tahap awal di bawah 10 persen akibat kendala lahan, geografis, hingga pasokan material. Selain aspek fisik, menurutnya sinkronisasi data lahan antara portal militer dengan aplikasi Simkopdes terus diperkuat guna mencegah tumpang tindih informasi administratif.

"Progres yang sudah di atas 50 persen itu ada 4 desa, sedangkan yang 10 ke 50 persen jumlahnya ada 23 titik. Harapannya yang 45 titik ini bisa segera menyusul progres desa lainnya," kata Dindin.

Pengawalan dari unsur TNI ini diharapkan Dindin mampu menjamin kualitas bangunan sesuai standar pemerintah pusat sekaligus memberikan kepastian keamanan selama pengerjaan. DKUPP menargetkan percepatan di seluruh titik prioritas agar gerai KDKMP dapat segera difungsikan sebagai pusat ekonomi serta mengejar target penyelesaian pembangunan pada Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....