Dinkop Lebak Siapkan Pendamping KDKMP

  • 25 Jan 2026 14:58 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak menyiapkan program Business Assistent (BA) atau pendamping koperasi bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program pendampingan tersebut dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2025.

Plt. Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Teddy Teguh, mengatakan pendampingan ini penting sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan bisnis koperasi. Sekaligus untuk memastikan koperasi dapat berjalan sesuai prinsip dan tujuan koperasi.

“Dari Oktober sampai Desember 2025, Dinkop menyiapkan pendamping koperasi untuk KDKMP di Kabupaten Lebak,” kata Teddy Teguh, di Rangkasbitung, Minggu 25 Januari 2026.

Baca juga: Ratusan Gedung Kopdes Merah Putih di Lebak Sudah Berdiri

Saat ini, lanjut Teddy, jumlah KDKMP di Kabupaten Lebak mencapai 344 koperasi yang tersebar di desa dan kelurahan. Untuk mendampingi ratusan koperasi tersebut, Dinkop Lebak menyiapkan sebanyak 33 orang pendamping Business Assistent.

“Satu orang Business Assistent mendampingi sekitar 10 koperasi. Jadi pendampingannya fokus dan bisa lebih efektif,” ujarnya.

Teddy menjelaskan, tujuan utama keberadaan Business Assistent adalah membimbing dan mengarahkan para pengurus koperasi agar memahami konsep dan praktik bisnis koperasi.

Baca juga: Kopdes Merah Putih Dorong Kebangkitan UMKM di Lebak

Menurutnya, masih banyak pengurus koperasi yang belum benar-benar memahami bagaimana menjalankan bisnis koperasi secara profesional dan berkelanjutan. “Banyak pengurus koperasi yang sebenarnya belum memahami bisnis koperasi itu seperti apa. Di situlah tugas Business Assistent,” kata Teddy.

Para pendamping, kata dia, akan memberikan pemahaman mulai dari tata kelola koperasi, perencanaan usaha, hingga pengelolaan keuangan koperasi. Dengan adanya pendampingan ini, Dinkop Lebak berharap koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan usaha yang sehat.

“Harapannya, dengan pendampingan ini, pengurus koperasi semakin paham, koperasi bisa berjalan baik, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....