BLTS Bantu Ekonomi Warga Tidak Mampu di Lebak
- 29 Nov 2025 19:13 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) kepada warga kurang mampu sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat menjelang akhir tahun. Penyaluran bantuan ini telah berjalan sejak Senin, 24 November 2025 melalui PT Pos Indonesia di berbagai wilayah.
Program BLTS tahun 2025 diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang tercatat memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Di Kabupaten Lebak, jumlah warga penerima BLTS tercatat sebanyak 1.664 jiwa, yang tersebar di berbagai kecamatan.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Warga diarahkan untuk mengambil bantuan langsung melalui kantor pos terdekat sesuai jadwal undangan.
Salah seorang penerima BLTS, Sartawi (65), warga Kampung Pasir Waru, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, menjadi bagian dari penerima manfaat bantuan tersebut. Ia datang ke kantor pos sejak pukul 08.00 WIB pagi untuk mendapatkan nomor antrean lebih awal. Bantuan yang diterima Sartawi merupakan pencairan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Oktober, November, dan Desember dengan total nilai Rp900 ribu.
Bagi pria lanjut usia ini, bantuan tersebut menjadi harapan baru di tengah kesulitan ekonomi yang ia hadapi. "Saya datang pagi-pagi supaya dapat antrean cepat," ujar Sartawi. "Alhamdulillah saya sangat senang bisa menerima BLTS ini, karena sebelumnya belum pernah dapat bantuan bansos dari pemerintah."
Pendapatan Sartawi selama ini terbatas karena kondisi fisik yang tidak lagi kuat untuk bekerja. Sementara istrinya mengalami sakit sejak 15 tahun terakhir usai tertabrak kendaraan dan tidak lagi mampu berjalan. "Uang ini akan saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sudah tidak kuat bekerja, sedangkan istri saya sakit sudah 15 tahun," katanya.
Selain Sartawi, penerima manfaat lain adalah Imas, warga Kampung Curug Tengah, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang asongan. Bantuan BLTS yang diterimanya akan dialokasikan untuk kebutuhan dapur serta biaya rumah tangga.
Imas mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang ia terima, mengingat dirinya kini belum bisa kembali berjualan akibat keguguran yang dialami beberapa waktu lalu. Ia harus menanggung kebutuhan empat orang anak, sementara suaminya hanya bekerja sebagai buruh di toko material bangunan. "Saya sangat terbantu sekali, uang ini akan saya pakai untuk kebutuhan dapur dan kebutuhan anak-anak. Sejak keguguran saya tidak bisa berjualan," ucap Imas
Bantuan BLTS kesra yang dicairkan pemerintah menjelang penghujung tahun 2025 ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga kurang mampu di Kabupaten Lebak. Para penerima pun berharap program ini dapat terus berlanjut. Imas dan Sartawi hanyalah dua dari ribuan masyarakat Lebak yang menerima manfaat BLTS kali ini. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan dukungan terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....