KDKMP Merah Putih Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

  • 26 Nov 2025 10:22 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak mengikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar secara virtual melalui Zoom Selasa (25/11/2025). Kegiatan berlangsung di Lebak Data Center dan diikuti langsung oleh Bupati Lebak Hasbi Jayabaya bersama jajaran terkait.

Rapat ini merupakan tindak lanjut program nasional yang digagas pemerintah pusat dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Agenda difokuskan pada evaluasi progres pembangunan KDKMP serta pembahasan hambatan implementasi program pada tingkat daerah.

Acara tersebut memiliki bobot strategis karena dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut mendampingi jalannya rapat secara lengkap dan formal. Dalam penyampaiannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa KDKMP bukan sekadar program pembangunan ekonomi, tetapi merupakan fondasi besar untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Ia menekankan bahwa koperasi rakyat harus menjadi motor penggerak ekonomi nasional. “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan upaya kita untuk menyelamatkan ekonomi bangsa Indonesia, supaya ekonomi menengah ke bawah itu kuat dan hidup,” ujar Presiden Prabowo Subianto .

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 82.000 Koperasi Desa/Kelurahan, termasuk koperasi di wilayah pesisir dan komunitas nelayan. Menurutnya, seluruh koperasi akan mendapatkan dukungan langsung dari negara tanpa melalui perantara.

Ia menekankan pentingnya distribusi bantuan yang tepat sasaran agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Subsidi negara akan diarahkan langsung ke koperasi sehingga menghindarkan potensi penyalahgunaan oleh pihak luar yang tidak berkepentingan.

Program ini juga diharapkan menjadi sarana pemberdayaan lokal berbasis sumber daya dan potensi wilayah. Desa-desa didorong memaksimalkan keunggulan masing-masing agar koperasi dapat tumbuh sebagai lembaga ekonomi produktif yang mandiri.

Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan KDKMP sebagai solusi penguatan ekonomi daerah. Ia menilai koperasi rakyat merupakan instrumen efektif dalam mengembalikan kendali ekonomi ke tangan bangsa sendiri. “Kedaulatan sumber daya alam Indonesia yang selama ini dikuasai pihak lain dapat dipulihkan dengan adanya KDKMP,” kata Bupati Hasbi Jayabaya .

Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak siap mengikuti arahan pusat dan mempercepat pelaksanaan koperasi hingga ke desa-desa. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antarlembaga agar proses berjalan optimal dan tepat manfaat.

Dengan dukungan kebijakan nasional serta pelibatan aktif pemerintah daerah, KDKMP diharapkan menjadi fondasi baru bagi struktur ekonomi bangsa di masa mendatang. Pemerataan pembangunan ekonomi desa menjadi target utama agar kesejahteraan masyarakat meningkat lebih merata.

Rapat evaluasi ini juga menjadi momentum konsolidasi pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan langkah lanjutan mulai dari pendataan, pembentukan pengelola koperasi, hingga pola penyaluran subsidi. Program ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan dengan pengawasan langsung.

Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten diharapkan bergerak serempak untuk mempercepat realisasi 82.000 koperasi baru di seluruh Indonesia. Dengan semangat kemandirian ekonomi, KDKMP ditujukan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....