Pos Kesehatan Terminal Kadubanen Siapkan Layanan Medis Pemudik

  • 19 Mar 2026 15:23 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang menyiagakan Pos Pelayanan Kesehatan di Terminal Kadubanen guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Fasilitas ini disediakan khusus bagi para pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kondisi fisik maupun tempat istirahat sementara setelah menempuh perjalanan jauh.

Petugas Medis Pos Kesehatan Terminal Kadubanen, Heri Kusheri menjelaskan, layanan kesehatan ini sudah mulai dioperasikan secara intensif. Menurutnya sejumlah pemudik dari luar kota mulai memanfaatkan fasilitas tersebut untuk melakukan pengecekan kesehatan dasar seperti tekanan darah dan suhu tubuh guna memastikan kondisi fisik tetap prima selama di perjalanan.

Heri mengatakan, pos kesehatan ini berfungsi sebagai titik pemeriksaan kondisi umum sekaligus ruang konsultasi medis bagi masyarakat secara gratis. Kehadiran tim medis di lokasi strategis seperti terminal diharapkannya dapat meminimalisir risiko gangguan kesehatan serius bagi para pengendara maupun penumpang angkutan umum.

“Yang datang ke sini biasanya pemudik dari luar kota. Mereka melakukan pengecekan kesehatan karena habis perjalanan jauh, sekalian istirahat,” ujar Heri, Kamis 19 Maret 2026.

Dinkes menjamin ketersediaan obat-obatan yang lengkap di pos tersebut untuk diberikan kepada pemudik yang membutuhkan tanpa dipungut biaya. Selain pemeriksaan rutin, petugas juga memiliki kemampuan teknis untuk menangani kasus kecelakaan ringan di area sekitar terminal. Namun, bagi korban dengan kondisi berat, petugas telah menyiapkan skema rujukan cepat ke rumah sakit terdekat.

Menurutnya setiap sif pelayanan di pos ini diperkuat oleh tiga personel yang terdiri dari dua tenaga medis dan satu pengemudi ambulans yang selalu siap siaga. Khusus pada malam takbiran, layanan kesehatan di Terminal Kadubanen akan diberlakukan penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi puncak kepadatan arus lalu lintas.

“Kalau obat-obatan tersedia lengkap. Jika ada pemudik yang butuh, kita siapkan. Untuk kecelakaan ringan bisa ditangani di sini, namun kalau berat langsung kami rujuk ke rumah sakit,” ucapnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh mulai terasa lelah atau mengantuk. Penggunaan pos kesehatan sebagai tempat pemulihan kondisi fisik sangat disarankan demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya. Kedisplinan pemudik dalam mengatur waktu istirahat menjadi faktor kunci dalam menekan angka kecelakaan selama masa mudik dan balik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....