Mudik Asyik Baca Buku Kembali Hadir untuk Pemudik

  • 16 Mar 2026 13:48 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Kantor Bahasa Provinsi Banten
  • Mudik Asyik
  • Baca Buku

RRI.CO.ID, Serang - Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 kembali hadir menyambut arus mudik Lebaran. Kegiatan tersebut mengajak masyarakat memanfaatkan waktu perjalanan dengan membaca buku.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui program Kantor Bahasa Provinsi Banten. Program berlangsung pada 16 hingga 17 Maret 2026 di sejumlah simpul transportasi.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari menjelaskan, Mudik Asyik Baca Buku 2026 dilakukan untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat, serta mendukung gerakan literasi nasional.

“Sasaran kegiatan ini adalah para pemudik yang sedang menunggu kendaraan, jadi di ruang tunggu mereka memiliki pengalaman lain, karena biasanya anak-anak diberi gawai, jadi kita ingin anak-anak punya pengalaman membaca sehingga nanti kedepannya akan tumbuh minat baca dari masyarakat,” ujar Devyanti Asmalasari saat ditemui di sela kegiatan pada Senin, 16 Maret 2026.

Sementara itu, Penanggungjawab, Anitawati Bachtiar, menyampaikan bahwa Mudik Asyik Baca Buku 2026 dilakukan di beberapa tempat seperti terminal, pelabuhan, dan bandara yang ramai pemudik.

“Keseluruhan Program ini ada 9 titik, diantaranya 7 di Provinsi DKI Jakarta, 2 di Provinsi Banten, untuk Banten sendiri ada di Terminal Pakupatan dan Pelabuhan Merak,” kata Anitawati Bachtiar.

Selain pembagian buku, ada beberapa kegiatan lainnya antara lain membaca nyaring, kegiatan mendongeng, dan mengulas buku. Anak-anak bahkan diajak mewarnai agar suasana perjalanan terasa lebih menyenangkan.

Total sekitar 24.000 buku disiapkan untuk dibagikan kepada pemudik di berbagai lokasi. Buku yang dibagikan tidak hanya buku yang berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, ada juga buku hasil kolaborasi dari berbagai pihak yaitu Perpustakaan Nasional, Pusat Perbukuan, IKAPI yang terdiri dari cerita anak, pengetahuan populer, hingga bacaan ringan.

Program ini menjadi bagian kampanye literasi nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong kebiasaan membaca di ruang publik.

Pemudik yang singgah terlihat antusias memilih buku sebelum melanjutkan perjalanan. Diharapkan gerakan ini menumbuhkan budaya membaca sekaligus menghadirkan pengalaman mudik yang lebih bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....