Dinkes Pandeglang Siapkan Posko Kesehatan Arus Mudik Lebaran

  • 15 Mar 2026 13:43 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mendirikan enam posko kesehatan di titik-titik strategis guna mengawal kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pemasangan posko berbentuk tenda ini dijadwalkan berlangsung di lokasi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi serta rawan kepadatan. Langkah ini diambil Dinkes untuk memberikan pelayanan medis cepat bagi pemudik maupun wisatawan yang diprediksi akan memadati wilayah Pandeglang pasca hari raya.

Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati, menyebut keenam posko tersebut tersebar di Terminal Kadubanen, Alun-Alun Pandeglang, Mengger, Terminal Tarogong, Carita, dan Panimbang. Adapun penempatan posko di Carita, menurutnya secara khusus bertujuan memantau aktivitas masyarakat yang melakukan wisata pantai setelah merayakan lebaran. Fasilitas di posko tambahan ini dirancang Dinkes untuk menangani kondisi darurat ringan hingga tindakan awal sebelum dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

"Dinas Kesehatan menyiapkan enam posko tambahan di titik strategis seperti Terminal Kadubanen, Alun-Alun, Mengger, Tarogong, Carita, dan Panimbang. Pemasangan posko berbentuk tenda ini dilaksanakan hari Sabtu dan Minggu untuk mengantisipasi para pemudik dan wisatawan setelah Hari Raya Idulfitri," ujar Eniyati, Minggu 15 Maret 2026.

Menurut Eniyati pelayanan di posko-posko tersebut difokuskan pada penanganan kelelahan fisik pemudik serta pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Petugas Dinkes nantinya akan melakukan pemeriksaan fisik dasar dan memberikan obat-obatan sederhana sesuai keluhan yang dialami oleh para pelaku perjalanan. Keberadaan posko di jalur-jalur utama ini diharapkannya mampu meminimalisir risiko fatalitas akibat kondisi kesehatan yang menurun selama di perjalanan.

Selain itu, ia mengatakan sistem rujukan terintegrasi telah disiapkan Dinkes jika pasien di posko tambahan memerlukan tindakan medis lanjutan yang lebih spesifik. Pasien akan segera dilarikan ke puskesmas terdekat atau langsung menuju rumah sakit jika kondisi dianggap kritis. Dinkes pun telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Pandeglang untuk siaga menerima rujukan dari posko-posko lapangan tersebut selama 24 jam penuh.

Eniyati mengatakan pembangunan posko-posko ini melengkapi infrastruktur kesehatan yang sudah ada di tiap kecamatan sepanjang jalur arteri. Dinas Kesehatan memastikan seluruh sarana pendukung di dalam posko, termasuk logistik obat-obatan, sudah tersedia sebelum arus mudik mencapai puncaknya.

Eniyati mengatakan kesiagaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi warga yang melintasi wilayah hukum Pandeglang.

Pengawasan intensif pun akan dilakukan Dinkes secara berkala oleh tim monitoring untuk menjamin kualitas layanan di tiap posko tetap optimal. Dengan adanya posko tambahan, ia berharap beban pelayanan di puskesmas pusat dapat terbagi secara merata selama musim libur lebaran.

"Kami menyiapkan pelayanan dasar di posko seperti pemeriksaan fisik dan pemberian obat. Jika dibutuhkan tindakan lebih lanjut, posko akan merujuk ke puskesmas. Namun, jika puskesmas tidak bisa menangani, akan dirujuk ke enam rumah sakit terdekat yang semuanya sudah siap memberikan pelayanan tingkat lanjutan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....