Dirjen Hubdar dan ASDP Gelar Rakor Bahas Angkutan Lebaran 2024
- 06 Mar 2024 23:13 WIB
- Banten
KBRN, Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pada Kementerian Perhubungan dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama mitra darat melakukan rapat kesiapan dan penanganan arus Mudik 2024 pada lintas penyeberangan Merak–Bakauheni di Kantor Pusat ASDP, Rabu (6/3/2024).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno mengatakan pentingnya kolaborasi antara ASDP dan seluruh pihak dalam memastikan keselamatan dan kepuasan pemudik selama musim mudik Lebaran.
"Angkutan Lebaran tahun lalu, arus mudik berjalan dengan baik dan lancar. Strategi tahun ini kurang lebih sama dengan tahun kemarin, namun tetap akan ada perbaikan dan evaluasi demi kelancaran bersama," ujar Hendro melalui keterangan tertulis yang diterima RRI.
Sementara Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi menyatakan, rapat tersebut digelar untuk membahas kesiapan ASDP khususnya dari segi perbaikan operasi angkutan Lebaran.
"Ada beberapa hal yang diterapkan dalam angleb tahun ini yang berkaitan dengan segmentasi pelayanan pelabuhan H-7 hingga H-1, dimana Pelabuhan Merak (Merak-Bakauheni) melayani pejalan kaki, kendaraan penumpang (golongan IVA, VA, dan VIA), dan truk golongan IVB & VB. Sedangkan untuk Pelabuhan Ciwandan (Ciwandan-Bakauheni) akan melayani kendaraan roda 2, kendaraan truk golongan VIB dan VII tujuan Pelabuhan Bakauheni serta untuk Pelabuhan BBJ (Bojonegara-Muara Pilu) yang ditetapkan untuk melayani truk gol. VIII & IX," kata Ira.
Adapun dari segi sarana prasarana lainnya yaitu peningkatan kapasitas dermaga 2 Merak yang semula 3.000 GT menjadi 10.000 GT, hingga penyediaan Travelator pada Access Bridge menuju dermaga reguler Merak.
Ira menambahkan khusus untuk kapal operasi di lintas Merak-Bakauheni terdapat 66 armada yang beroperasi yaitu express 6 kapal dan reguler 60 kapal. Sedangkan penyediaan armada di Ciwandan sebanyak 10 kapal dan BBJ sejumlah 5 kapal.
"Tidak hanya itu, hal baru yang kita terapkan adalah kita akan menggunakan data trafik yang lebih akurat sehingga pengambilan keputusan dapat dioptimalisasi berdasarkan pada data actual," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....