Rawat Warisan Bingka Turun-Temurun sejak 1981
- 22 Feb 2026 13:44 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kemeriahan Pasar Wadai Ramadan 2026 di Siring Nol Kilometer Banjarmasin menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang lokal. Salah satunya adalah Riris, seorang penjual bingka yang setia menjaga tradisi kuliner khas Banjar itu.
Usaha bingka yang ia jalankan bersama keluarganya ini merupakan warisan turun-temurun sejak tahun 1981 silam. Menariknya, Riris menyebut keluarganya tidak pernah absen mengisi lapak di Pasar Wadai Ramadan.
“Kami sudah dari lama jualan turun-temurun dari tahun 81,” ujarnya saat ditemui pada Jumat, 20 Februari 2026.
Lapak Bingka Bunda ini menawarkan berbagai varian rasa untuk memanjakan lidah para pembeli. Mulai dari rasa kentang, tape, hingga nangka ia sajikan dengan harga yang cukup terjangkau.
Khusus untuk varian rasa durian dan kelapa muda, Riris mematok harga sedikit berbeda yaitu Rp65 ribu per kotak. Sementara untuk varian rasa lainnya, bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp60 ribu rupiah.
Selama puluhan tahun berjualan, berbagai situasi pasang surutnya jumlah pengunjung telah Riris lalui. Menurutnya, penurunan jumlah pembeli yang paling terasa terjadi saat masa pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
“Tapi setelahnya kalau dari yang kami lihat memang terasa meningkat terus antusiasme masyarakat,” katanya menjelaskan.
Riris merasa senang karena antusiasme warga Banjarmasin untuk berburu takjil kini sudah kembali normal dan bahkan terus meningkat. Ia berharap kondisi pasar yang ramai ini bisa terus bertahan hingga hari akhir Ramadan nanti.
Semangatnya dalam merawat warisan keluarha membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Ia pun berkomitmen untuk terus berjualan setiap tahun guna melestarikan hidangan berbuka khas Banua ini.