Filosofi Kuda Api dalam Refleksi Imlek Rudy
- 17 Feb 2026 21:19 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah kepulan asap hio yang khas, ada Rudy yang nampak khidmat memanjatkan doa dan penghormatan. Pria berusia 48 tahun ini memaknai perayaan Imlek 2577 sebagai momentum yang amat personal.
Tahun ini merupakan tahun Shio Kuda Api yang secara kebetulan bertepatan dengan tahun kelahiran Rudy sendiri. Hal ini menjadi pengingat akan perjalanan panjang yang telah ia lalui selama ini.
"Jadi perputarannya kan 12 tahun sekali, jadi saya sudah yang ke-4," ujarnya.
Bagi Rudy, bertepannya tahun baru dengan shio kelahirannya membawa semangat baru yang lebih besar. Ia menaruh harapan agar segala langkahnya di tahun ini bisa membuahkan hasil yang lebih baik.
Ia juga mendalami filosofi tentang karakter kuda yang akan menjadi tanda perjalanan tahun ini. Rudy percaya bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk kembali memulai hidup yang lebih baik.
"Kalau dari yang saya baca, shio kuda ini shio kebangkitan. Jadi mungkin yang dulunya mengalami banyak masalah, tahun inilah momentum untuk bangkit," katanya.
Bagi umat Tri Dharma seperti Rudy, simbol kuda menggambarkan tentang perjuangan dan kerja keras. Karakter pejuang inilah yang ingin ia jalankan dalam menghadapi tantangan hidup ke depan.
"Karena Kuda ini kan jiwanya, jiwa pejuang," ujarnya sembari menyiapkan lilin persembahan.
Dalam momentum penuh pengharapan ini, Rudy memohon berkah dalam segala aspek kehidupan. Ia percaya bahwa keberkahan akan hadir bagi mereka yang tak pernah berhenti berusaha.
"Semoga ke depannya lebih bagus dalam hal kehidupan, keselamatan, rezeki, dan kesehatan," ucapnya penuh harap.