Pesan Harmoni Imlek dari Klenteng Po An Kiong
- 17 Feb 2026 21:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Aroma hio mulai menyerbak di ruang utama Klenteng Po An Kiong Banjarmasin pada perayaan Imlek 2577. Lilin-lilin merah berukuran besar dan cahaya cantik dari lampion pun mulai terlihat, menandakan datangnya tahun baru bagi umat Tri Dharma.
Namun ada yang berbeda pada perayaan Shio Kuda Api tahun ini, karena jadwalnya yang hampir berbarengan dengan awal Ramadan. Fenomena ini menjadi momentum istimewa mengingat letak salah satu klenteng tertua di Kalimantan Selatan ini juga berdekatan dengan Masjid Noor Banjarmasin.
Bagi pengurus Klenteng, Shitra Suryapandi, momentum ini merupakan ruang untuk mempertebal rasa toleransi antarumat beragama. Ia memilih untuk menjaga kesederhanaan demi menghormati suasana ibadah umat Muslim.
"Istilahnya kan hampir berbarengan dengan Ramadan. Makanya kita juga tidak mau bikin acara yang macam-macam, kita hormati juga orang-orang yang mau berpuasa," ujar Shitra.
Shitra menekankan bahwa hidup berdampingan di Kota Seribu Sungai menuntut kesadaran untuk saling menjaga satu sama lain. Menurutnya, semua agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan yang serupa untuk dipraktikkan dalam kehidupan.
"Agama apapun kita harus saling menghormati, karena agama itu semuanya baik yang diajarkan," katanya penuh keyakinan. "Makanya kita ini hidup, harus sama-sama, harus saling menghormati."
Tradisi berbagi pun sudah menjadi agenda rutin untuk mengisi hari-hari di bulan suci Ramadan mendatang. Baginya, perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk tetap berbuat baik kepada sesama manusia.
"Biasanya pas Ramadan itu kita berbagi takjil di sini, mungkin tahun ini kita usahakan ada lagi seperti itu," ucapnya.
Dua momen besar yang berbarengan ini menjadi potret keindahan di Banjarmasin tahun ini. Sebuah pengingat, bahwa di atas perbedaan keyakinan, kemanusiaan tetap menjadi bahasa yang paling indah.