Storytelling Ramadan, Cara Brand Dekat dengan Konsumen

  • 12 Mar 2026 14:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Tidak jarang momen bulan Ramadan menjadi salah satu kesempatan bagi banyak brand membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Salah satu cara yang dinilai efektif adalah melalui pendekatan storytelling, yakni cara yang dinilai efektif dan relevan dengan nilai dimasyarakat selama bulan Ramadan. Hal tersebut disampaikan oleh M. Zailani Iman dan Rakha Valensi Cryle, Rabu, 11 Maret 2026 di Pro.4 RRI.

Sebagai marketing & partnership Wetlandbox, M. Zailani Iman mengatakan selain menjual produk, storytelling menghadirkan pesan-pesan menyentuh. Termasuk sisi emosional konsumen dan menumbuhkan loyalitas dalam konteks Ramadan yang penuh nilai spiritual, kebersamaan, dan kedermawanan.

“Ramadan itu penuh berkah. Salah satunya peningkatan permintaan bagi pelaku usaha, baik kebutuhan makanan, fashion dan lainnya. Jadi, brand itu tidak hanya promosi, tapi bisa disertai storytelling agar konsumen merasa lebih dekat,” ujar Zailani di acara Ruang UMKM.

Sementara itu, Project Officer, Rakha Valensi menilai storytelling juga dapat membantu brand menunjukkan nilai dan karakter yang dimilikinya. Baik yang dilakukan dengan memanfaatkan peran media sosial ataupun yang langsung. Pendekatan dengan storytelling membuat komunikasi brand terasa tidak hanya terkesan sekadar berjualan. Hal itu bisa dilakukan pelaku UMKM, baik kuliner, fashion, ataupun usaha lainnya.

"Tidak selalu harus perang harga tapi bisa juga melalui penerapan Storytelling. Dan ini sudah mulai dilakukan banyak UMKM setelah pandemi Covid-19 yang lalu,” kata Rakha

Ia menambahkan, konsistensi dalam menyampaikan cerita yang positif selama Ramadan dapat memperkuat citra brand di mata masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, storytelling tidak hanya meningkatkan kedekatan emosional, tetapi juga membangun loyalitas konsumen dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita