Setahun Sekali Warga Berburu Wadai Banjar Faizah Thalib

  • 09 Mar 2026 15:39 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bagi warga Kayu Tangi, Banjarmasin, setiap bulan Ramadan akan terasa ada yang kurang jika belum singgah ke lapak Wadai Khas Banjar Faizah Thalib. Penjual kue khas Banjar yang hanya berjualan setahun sekali ini selalu menjadi incaran masyarakat.

Mereka rindu dengan cita rasa kue tradisional yang khas dan teksturnya yang lembut dan legit. Rasyid, warga Simpang Gusti, mengaku hampir setiap tahun memesan kue di tempat ini.

“Saya biasanya pesan lewat WhatsApp saja karena rumah dekat, jadi tinggal ambil saat sudah buka. Rasanya memang enak dan selalu jadi favorit keluarga,” ujarnya.

Beragam kue khas Banjar tersedia di lapak tersebut, mulai dari Klapertart yang dijual Rp25.000 per potong, Hula-Hula Pandan dan Gula Merah. Ada juga Sarikaya Nangka, Kuehlam, Ipau Betatak, Puding Regal, hingga berbagai macam bingkai kukus dan bakar.

Selain itu, ada menu unik yakni Sarikaya Mangkuk yang dijual lengkap dengan mangkuknya. Rasa kue yang legit dengan tekstur lembut seakan pecah di lidah, ditambah potongan yang besar dan tebal, membuat pembeli selalu kembali setiap tahun.

Indra, warga Antasan Raden yang ditemui di lokasi pada Senin, 9 Maret 2026 mengaku sudah tiga tahun menjadi pelanggan. Ia mengaku pertama kali mengetahui kue ini dari temannya.

“Awalnya dikasih tahu teman, ternyata enak jadi sampai sekarang langganan,” katanya.

Saat itu ia membeli Sarikaya Nangka, Ipau, dan juga Hula-Hula Pandan pesanan temannya dari Landasan Ulin. Indra bersyukur datang lebih awal sebelum pukul dua siang sehingga antrean belum terlalu padat.

Lapak Wadai Khas Banjar Faizah Thalib biasanya mulai buka sekitar pukul 14.00 WITA dan langsung dipadati pembeli. Bahkan dalam beberapa jam saja, kue-kue tersebut sering kali sudah habis terjual.

Selain pembelian langsung, pemesanan juga dilakukan melalui sistem open pre-order lewat WhatsApp. Sehingga banyak pelanggan sudah memesan lebih awal sebelum datang mengambil. Faizah Thalib memiliki empat cabang penjualan, yaitu di Pasar Wadai Nol Kilometer, depan minimarket Berkah Sultan Adam, depan Masjid At-Tanwir Sultan Adam, serta di Kayu Tangi.

Rekomendasi Berita