Perjuangan Saniri Jajakan Balon Mainan
- 27 Feb 2026 10:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Saniri, penjual balon gas mainan anak-anak yang tinggal di Kampung Melayu, mengaku telah berjualan sejak tahun 1983 hingga sekarang. Usaha tersebut menjadi mata pencaharian utama untuk menafkahi istri dan lima anaknya yang kini telah dewasa bahkan sudah memiliki cucu.
Ia mengaku merasa cocok dengan pekerjaan tersebut karena sudah menjadi pegangan hidupnya selama puluhan tahun. Saniri pun menikmati pekerjaannya apa adanya sebagai sumber penghidupan sehari-hari.
“Ulun berjualan balon ini sejak tahun 1983 sampai sekarang. Dengan ini penyambung hidup ulun, untuk anak bini,penghidupannya lah istilahnya kan, mata pencahariannya,” ujar Saniri saat ditemui sedang berjualan di Pasar Pandu pada Kamis, 26 Februari 2026.
Menurutnya, hasil penjualan tidak menentu karena terkadang ramai pembeli, namun tak jarang juga sepi. Dalam sehari ia bisa memperoleh sekitar Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, termasuk untuk menutup modal dagangan.
Meski begitu, ia bersyukur karena kondisi usahanya kini dinilai lebih baik dibandingkan sebelumnya. Setiap hari tetap ada saja pembeli yang datang membeli balon dagangannya.
Untuk berjualan, Saniri biasa mangkal di Pasar Pangambangan pada pagi hari. Ia juga kerap berjualan di Jalan Pandu serta di Pasar Wadai Kampung Melayu, tepatnya di depan Butik Al-Mundik.
Saniri berharap dapat terus melanjutkan usahanya selama diberi kesehatan dan kekuatan. Ia juga berdoa agar rezeki yang diperoleh selalu membawa keberkahan bagi keluarganya.