Peringatan Hari Menabung Sedunia 2025, Begini Sejarahnya

  • 30 Okt 2025 18:04 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Setiap 31 Oktober, dunia memperingati Hari Menabung Sedunia atau World Savings Day. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menabung serta dampaknya terhadap perekonomian global.

Hari Menabung Sedunia juga dikenal dengan sebutan World Thrift Day. Momen ini menjadi ajakan bagi masyarakat dunia untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan dan menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini.

Dilansir dari nationaldaycalendar.com, Hari Menabung Sedunia pertama kali dicetuskan oleh seorang profesor asal Italia, Filippo Ravizza, pada tahun 1924. Ia menetapkan hari terakhir Kongres Internasional Bank Tabungan pertama di Milan sebagai “International Saving Day.”

Tujuan dari penetapan hari tersebut adalah mengedukasi masyarakat agar lebih percaya menabung di bank dibanding menyimpan uang di rumah. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, peringatan ini semakin dikenal dan diadopsi oleh banyak negara di dunia.

Salah satu alasan pentingnya peringatan ini adalah karena banyak orang hidup dari gaji ke gaji tanpa menyisihkan uang untuk tabungan. Setelah kebutuhan bulanan terpenuhi, tidak sedikit yang kehabisan dana cadangan untuk masa depan.

Sebagian lainnya cenderung menghabiskan uang melebihi kemampuan finansial dan kurang memikirkan keberlanjutan ekonomi pribadi. Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesadaran finansial yang dapat berdampak pada kestabilan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Hari Menabung Sedunia juga menjadi kesempatan berharga untuk mengajarkan generasi muda tentang arti penting menabung. Melibatkan anak-anak dalam kegiatan finansial sederhana dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengatur uang dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Rekomendasi Berita