Polwan Polres Klaten Hibur Anak-Anak Terdampak Keracunan Massal

  • 16 Apr 2025 21:43 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Klaten: Suasana penuh kehangatan tampak di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, saat Tim Trauma Healing Polres Klaten hadir untuk menghibur anak-anak yang terdampak peristiwa keracunan massal. Orang tua mereka menjadi korban keracunan masal bahkan ada yang harus dirawat di rumah sakit.

Sekitar 20 anak ikut serta dalam kegiatan ini yang dipandu oleh sejumlah Polwan Polres Klaten.

Berbagai aktivitas digelar dengan nuansa ceria dan menyenangkan, mulai dari bermain bersama, bernyanyi lagu anak-anak, hingga permainan tebak-tebakan yang memancing tawa polos dari anak-anak. Tak hanya itu, jajanan dan snack dibagikan sebagai bentuk perhatian serta penghiburan ringan untuk mereka yang sedang dalam masa pemulihan.

“Kami dengan adanya kejadian ini merasa tergugah dan memang menjadi tugas kami di SDM tentang kejadian keracunan yang terdampak sangat luas. Kami ingin keluarga, masyarakat yang terdampak kejadian ini biar bisa terkendali baik yang sakit, dan memberikan motivasi, semangat dan yang berdampak bisa menerima agar suasana menjadi aman dan kondusif," ucap salah seorang konselor Polres Klaten Iptu Hardi kepada wartawan, Rabu (16/4/2025).

Para Polwan terlihat sangat dekat dan akrab dengan anak-anak, duduk lesehan bersama, menggandeng tangan mereka, dan membimbing setiap permainan dengan sabar dan penuh kasih. Kegiatan ini tidak hanya membawa senyum bagi anak-anak, tapi juga menghadirkan rasa nyaman dan tenang bagi para orang tua yang mendampingi.

Sedangkan, untuk keberadaan posko kesehatan Kabupaten Klaten yang berada di Kampung Demangan Desa Karangturi Kecamatan Gantiwarno sudah ditutup dan dipindahkan di Puskesmas Gantiwarno. Sehingga untuk pelayanan kesehatan terkait musibah keracunan masal tersebut dilakukan ditempat itu.

Sementara data terakhir sampai pukul 17.00 wib jumlah korban keracunan sebanyak 152 Demikian Kasi Trantib Kecamatan Gantiwarno Eka Susanti kepada RRI.

"Kita sudah menutup posko di Karangturi. Ditutup jam 17.00 wib dan dipindahkan di Puskesmas Gantiwarno.Data terakhir sebanyak 152 orang," katanya.

Dikatakan Susi dari posko Puskesmas Gantiwarno diperoleh informasi terdapat tujuh orang sudah diperbolehkan pulang karena sudah sembuh. Adam sutanto

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....