Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Komitmen Pemenuhan Gizi Nasional
- 20 Feb 2026 16:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar digelar DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemahaman dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Tubagus Haerul Jaman, Pakar Gizi dari Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha, serta Staf Ahli Administrasi DPR RI Ahmad Sanukri. Sosialisasi digelar di SMKN 2 Kota Serang, Banten, pada Selasa 17 Februari 2026, pukul 12.00 WIB hingga selesai.
Dalam Kesempatan tersebut Anggota DPR RI Komisi IX, Tubagus Haerul Jaman menyampaikan bahwa pelaksanaan program di berbagai daerah telah menunjukkan dampak positif. Namun demikian, dukungan dan partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama agar program dapat berjalan sesuai target serta menjangkau seluruh penerima manfaat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI Jumat 20 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari Badan Gizi Nasional juga memaparkan aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari mekanisme operasional dapur MBG, standar kualitas makanan, hingga tata kelola distribusi untuk memastikan setiap penerima manfaat memperoleh asupan gizi yang sesuai kebutuhan.
Tubagus Haerul Jaman menekankan pentingnya pengawasan dan pemantauan berkelanjutan terhadap operasional dapur MBG di Kota Serang, khususnya dalam menjaga kualitas makanan serta kesesuaian menu dengan standar gizi. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi kendala dalam pelaksanaan program.
Ia juga memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama anak-anak dan peserta didik di sekolah-sekolah, mengingat asupan gizi yang memadai berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Di akhir kegiatan, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memastikan keberhasilan program pemerintah tersebut agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.