Waspada Hujan, Masyarakat dan Pemerintah Harus Peka Lingkungan
- 07 Jul 2025 10:20 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Sudah sekitar satu bulan terakhir, Kota Bandar Lampung terus diguyur hujan dengan intensitas yang relatif tinggi dan durasi yang tidak menentu. Bagi sebagian warga, hujan ini mungkin terasa menyegarkan setelah musim panas berkepanjangan. Namun di balik kesejukan itu, tersimpan potensi kerawanan yang tidak bisa diabaikan: banjir, longsor, genangan, hingga terganggunya infrastruktur kota.
Fenomena curah hujan yang tinggi secara terus-menerus dalam periode panjang merupakan salah satu pemicu utama bencana hidrometeorologi, terutama banjir. Tidak hanya banjir besar yang menjadi perhatian, tetapi juga banjir lokal (genangan) di kawasan permukiman padat, kawasan rendah, atau daerah dengan saluran drainase yang tidak optimal. Lebih dari itu, kawasan perbukitan atau lereng yang mengalami perubahan tata guna lahan secara signifikan juga menghadapi risiko longsor akibat kejenuhan tanah terhadap air.
Dalam artikel yang ditulis, Dosen Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Institut Teknologi Sumatera, Ahli Hidrologi Forensik – Sumberdaya Air, Muhammad Hakiem Sedo Putra menjelaskan, dalam kondisi ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, dan memastikan aliran hujan tidak tersumbat dapat menjadi kontribusi nyata dalam mencegah bencana. Peran serta warga dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ketangguhan terhadap risiko bencana.
Menurut Muhammad Hakiem Sedo Putra, di sisi lain, pemerintah daerah juga memiliki peran strategis untuk melakukan pemantauan dan perbaikan terhadap infrastruktur perkotaan yang rentan. Saluran air, tanggul, drainase, hingga sistem peringatan dini harus ditinjau ulang efektivitasnya. Evaluasi berkala terhadap daerah rawan banjir dan penguatan kapasitas kelembagaan penanggulangan bencana mutlak diperlukan.
"Hujan bukanlah musuh. Namun, ketika curah hujan tinggi tidak diimbangi dengan kesiapsiagaan dan kepedulian, ia bisa menjadi ancaman," ujar Muhammad Hakiem Sedo Putra. "Membangun kesadaran bersama, dari warga hingga pemerintah, merupakan kunci penting untuk menjadikan musim hujan sebagai masa yang aman dan produktif, bukan musim penuh kekhawatiran."