jelang Lebaran, Warga Pringsewu Serbu Gerakan Pangan Murah

  • 13 Mar 2026 13:29 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Ratusan warga memadati Balai Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Jumat 13 Maret 2026. Mereka datang sejak pagi untuk mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Polres Pringsewu menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah,.

Sejak sebelum kegiatan dimulai, warga sudah berdatangan dan mengantre di lokasi. Antusiasme masyarakat membuat antrean mengular hingga halaman balai pekon. Saat penjualan dibuka, sebagian warga bahkan sempat berdesakan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Dalam waktu beberapa jam saja, berbagai komoditas yang disediakan langsung ludes terjual. Sejumlah bahan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras program SPHP misalnya, dijual Rp11.000 per kilogram, lebih rendah dibanding harga beras kualitas medium di pasaran yang kini berkisar Rp13.500 per kilogram.

Minyak goreng merek Minyak Kita dijual Rp15.000 per kilogram, lebih murah dari harga pasar yang berada di kisaran Rp15.700. Sementara gula pasir kemasan dijual Rp16.000 per kilogram, sedangkan di pasaran mencapai Rp17.000 hingga Rp18.000. Selain itu, tepung terigu merek Kunci Biru dijual Rp11.000 per kilogram, lebih rendah dibanding harga pasar sekitar Rp12.500. Telur ayam pun dilepas Rp26.000 per kilogram, sementara harga di pasaran saat ini berkisar Rp28.000 hingga Rp29.000.

Panitia menyiapkan berbagai stok bahan pokok untuk kegiatan tersebut, antara lain 400 sak beras kemasan 5 kilogram, 360 bungkus minyak goreng kemasan 2 kilogram, 120 bungkus gula pasir, 240 bungkus tepung terigu, serta 150-kilogram telur ayam.

Wakapolres Pringsewu Samsuri mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah digelar untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kegiatan ini juga sebagai upaya memastikan stabilitas harga, ketersediaan stok, serta kelancaran distribusi bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri,” kata Samsuri saat meninjau lokasi kegiatan.

Salah seorang warga Sidoharjo, Yunita, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan bahan pokok yang dijual.

“Alhamdulillah bisa dapat beras dan minyak dengan harga lebih murah dibanding di pasar. Sangat membantu untuk kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sumitro. Ia menilai harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini sering diadakan karena sangat membantu masyarakat,” katanya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita