Peserta PTQ RRI Bandar Lampung Antusias Ikuti Perlombaan

  • 12 Feb 2026 12:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Peserta Pekan Tilawatil Quran (PTQ) 2026 yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Bandar Lampung mulai melakukan proses perekaman video di Kantor RRI Bandar Lampung, Kamis, 12 Februari 2026.

Perekaman video ini merupakan format baru dalam PTQ kali ini. Para peserta melakukan perekaman lomba yang selanjutnya video tersebut nantinya akan dinilai langsung oleh Dewan Hakim Nasional.

Salah satu peserta, Dizka Yoga Pratama, asal Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, mengaku termotivasi mengikuti PTQ RRI karena melihat ajang tersebut sebagai wadah syiar Al-Quran yang menarik, khususnya bagi generasi muda.

“Jujur, memang ada keinginan untuk mendaftar karena ini menarik. Pekan Tilawatil Quran di Radio Republik Indonesia tentu punya daya tarik tersendiri, apalagi untuk para pendengar radio,” kata Dizka saat ditemui di RRI Bandarlampung.

Dizka yang berprofesi sebagai guru di SMP Al-Kautsar Bandar Lampung dan juga mengajar di pondok pesantren ini menilai PTQ menjadi ruang bagi mereka yang memiliki bakat di bidang tilawah atau seni baca Al-Quran untuk tampil dan menginspirasi masyarakat luas.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting sebagai bagian dari dakwah Al-Quran di tengah tantangan zaman.

Dizka menyoroti fenomena remaja yang kini semakin lekat dengan gawai sehingga perlahan mulai menjauh dari Al-Quran. Sebagai guru agama, ia mengaku turut merasakan kondisi tersebut.

“Sekarang remaja sudah banyak yang terisolasi dengan gadget. Akhirnya Al-Quran dan bacaan mulai ditinggalkan. Karena itu ajang seperti ini penting untuk membangkitkan kembali ketertarikan masyarakat agar lebih belajar Al-Quran,” katanya.

Dizka sebenarnya bukan wajah baru di ajang PTQ Bandar Lampung. Ia pernah mengikuti kompetisi serupa sejak 2016. Tahun ini, ia kembali mengikuti PTQ dengan format baru dan batasan usia 17 hingga 30 tahun. Kesempatan itu pun dimanfaatkan Dizka yang kini berusia 30 tahun.

“Alhamdulillah umur saya masih 30 tahun, jadi masih masuk kriteria,” ujarnya.

Terkait persiapan, Dizka mengaku telah berlatih secara maksimal, mulai dari penguatan vokal, pernapasan, hingga pemantapan tajwid dan makhraj.

“Kalau untuk latihan suara, nafas, dan bacaan sudah kita siapkan semaksimal mungkin. Semoga bisa tampil maksimal dan membanggakan RRI Bandar Lampung,” ucapnya.

Ia juga menilai format baru PTQ tahun ini lebih menantang dan menarik. Jika sebelumnya seleksi dilakukan berjenjang dari tingkat provinsi hingga nasional, kini dewan hakim langsung dari nasional.

“Dengan format terbaru ini lebih menarik karena langsung ke skala nasional. Ini memacu adrenalin, penilaian juga lebih objektif,” kata dia.

Melalui ajang PTQ RRI, Dizka berharap semakin banyak generasi muda yang kembali mencintai Al-Quran dan menjadikan tilawah sebagai bagian dari identitas serta kebanggaan mereka.

Rekomendasi Berita