Dari Sepeda Onthel dan Modal Rp20 Ribu, Ibu Winarsih Sukses Bina Kletek

  • 28 Feb 2026 22:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Bermodal nekat dan tekad baja, seorang ibu rumah tangga di Tulungagung membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir dari segalanya. Ibu Winarsih, pemilik usaha camilan tradisional Kletek Hidayah, sukses mengubah nasib keluarganya dari tekanan ekonomi. Kisah inspiratifnya bermula dari dapur sederhana dengan modal hanya Rp20.000 pada tahun 2007 .

Perjalanan Winarsih menuju puncak kesuksesan tidaklah mudah. Sebelum menemukan titik terang, ia dan suami sempat bekerja sebagai buruh jahit dan berjualan gorengan selama tujuh tahun. Karena belum memiliki kendaraan bermotor, ia nekat mengayuh sepeda onthel tua untuk menawarkan kletek buatannya dari satu toko ke toko lain, serta dari tetangga ke tetangga .

Produk andalannya, kletek, adalah camilan jadul berbahan dasar singkong yang dipadukan dengan rempah pilihan. Teksturnya yang keras justru menjadi ciri khas. Dengan filosofi sederhana, Winarsih kerap bercanda kepada pelanggan yang protes, "Mas, kleteke kok keras? Saya bilang sambil senyum, kalau empuk ya roti. Kletek itu teksturnya memang keras" . Prinsip inilah yang membuatnya teguh dalam mempertahankan kualitas produk.

Kerja keras tanpa kenal lelah selama belasan tahun perlahan membuahkan hasil. Dari produksi beberapa kilogram, kini Kletek Hidayah mampu memproduksi sekitar 220 kilogram per hari. Pemasaran juga merambah dunia digital berkat bantuan sang anak, menjangkau pelanggan baru melalui platform online. Kini, ia telah berhasil membeli rumah sendiri, menguliahkan anak-anaknya, dan mempekerjakan 13 orang tetangga .

Bagi Winarsih, bekerja adalah ibadah. Ia berpesan agar para pebisnis tidak mudah menyerah dan fokus pada satu bidang. "Kalau bos itu cuma duduk, itu kan sudah senior. Saya kan mulai dari nol, jadi kalau ada yang nggak masuk, saya ya ikut goreng. Kalau nggak gitu, nggak maju," tegasnya. Kisah Ibu Winarsih menjadi bukti nyata bahwa ketekunan dan niat tulus mampu mengantar seorang ibu rumah tangga menjadi pahlawan ekonomi bagi keluarga dan lingkungannya.

Rekomendasi Berita