Jazaul Khair Bagikan Rahasia Sukses Ternak Kambing
- 28 Feb 2026 21:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Bermodal tekad kuat dan konsistensi, seorang peternak asal Blitar, Jawa Timur, sukses membuktikan bahwa bisnis kambing kontes mampu menghasilkan omzet fantastis. Jazaul Khair, pemilik Cabe Merah Farm (CMF), bahkan pernah melego seekor kambing legendarisnya seharga Rp150 juta pada tahun 2023.
Dalam podcast di kanal YouTube PecahTelur, pria yang akrab disapa Pak Jack ini menceritakan perjalanan hidupnya dari nol. Nama "Cabe Merah Farm" yang melekat pada peternakannya ternyata bukan tanpa sebab. Ia sengaja memilih nama tersebut sebagai pengingat sejarah pahit manis hidupnya; sebelum sukses di dunia kambing Peranakan Etawa (PE), ia adalah seorang petani cabai yang menyewa lahan demi biaya pernikahan.
Perjalanannya di dunia ternak dimulai tahun 2005. Namun, baru pada tahun 2009 ia serius fokus pada breeding atau pembibitan. Pak Jack mengakui, bisnis ini tidak bisa instan. Untuk menyambung hidup selama masa penantian itu, ia sempat menjadi pedagang perantara atau 'belantik' kambing.
Kunci suksesnya terletak pada perawatan intensif. Ia menyebut susu sebagai "amunisi" utama untuk memaksimalkan pertumbuhan fisik kambing kontes. Perawatan bulu pun dilakukan rutin; jika seminggu saja tidak dimandikan, nilai estetika dan harga jual bisa anjlok.
Salah satu kambing legendaris miliknya, si Barongan, bahkan hidup hingga usia 12 tahun—usia yang sangat tua untuk kambing kontes. Kini, ia mengelola sekitar 100 ekor kambing di kandangnya yang dibangun secara bertahap.
Di tengah kesuksesannya, Pak Jack berpesan agar peternak pemula tidak gentar dengan cibiran tetangga. Ia menegaskan pentingnya mental baja dan konsistensi.
"Lek wis niat tenan, saiki melangkah ada 1000 langkah ke depan, ya selesaikan sampai 1000 langkah. Jangan baru 100 langkah ada suara gini terus leren (berhenti), rugi," ujarnya.
Ia juga membagikan jurus jitu agar kambing dihargai mahal. Menurutnya, jangan pernah menjual dengan cara memelas. "Kalau ingin harga maksimal, perbaiki kualitasnya, teruskan prestasinya, jangan dijual. Biarkan pembeli yang datang karena kualitas," tegasnya.
Kisah Pak Jack menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan peternakan modern tidak hanya bergantung pada modal, melainkan pada ketekunan merawat detail dan ketebalan telinga menghadapi komentar negatif.