Kisah Pengusaha Sukses: Jual Keripik Lebih Laris Setelah Naikkan Harga

  • 28 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Sebuah prinsip bisnis yang tidak biasa justru membawa kesuksesan luar biasa bagi Hendrik Bayu Admiko, owner Markaz Desain dan Roti Goki. Dalam kanal YouTube PecahTelur, ia membagikan kisahnya membangun usaha dari nol dengan strategi branding yang powerful.

Hendrik mengawali langkahnya dengan menjual keripik usus. Alih-alih menjual murah, ia justru membeli keripik kiloan seharga Rp35.000, lalu mengemas ulang dengan desain cantik untuk berat 200 gram. Hasilnya fantastis; produk yang ia jual Rp25.000 per bungkus itu jauh lebih laris hingga tembus 20.000 bungkus per bulan.

Jual mahal kok tambah laris ya,” ujar Hendrik, menegaskan bahwa persepsi nilai lewat branding lebih penting dari sekadar harga murah.

Kesuksesan itu mendorongnya mendirikan Markaz Desain pada 2014. Berbeda dari bisnis serupa, Hendrik justru memberikan konsultasi gratis untuk membenahi mindset dan model bisnis UMKM. Ia menekankan branding tidak akan berarti jika pondasi bisnis, seperti manajemen keuangan dan positioning produk, masih berantakan.

Prinsip "tunda kesenangan" juga menjadi kunci. Di tahun pertama Roti Goki, seluruh keuntungan diputar kembali untuk investasi mesin. Hasilnya, usaha rotinya mampu menjual 24.000 roti di bulan pertama dan kini memiliki puluhan mitra di Indonesia.

Ketika kita melangkah satu langkah meskipun banyak salahnya, itu lebih baik daripada tidak melangkah sama sekali,” pesan Hendrik kepada para pelaku UMKM.

Rekomendasi Berita