Dari Depresi, Jack Starfish Ekspor Ikan Hias ke Eropa
- 28 Feb 2026 17:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Sebuah kisah inspiratif datang dari Mas Azama, yang dikenal dengan nama Jack Starfish. Pria yang semasa mudanya sempat mengalami depresi berat kini sukses menjadi pengusaha ikan hias skala internasional. Perjalanan hidupnya yang penuh liku ini diungkap dalam sebuah podcast yang baru-baru ini viral.
Azama menceritakan masa-masa sulitnya ketika ia merasa terpuruk dan dijauhi lingkungan karena penampilannya yang bertato. Namun, masa kelam itu justru menjadi cambuk baginya untuk bangkit. "Saya senang kalau dihujat, itu jadi motivasi buat saya," ujarnya.
Dari sanalah ia mulai berinovasi. Bosan melihat orang tuanya merugi akibat ulah tengkulak, Azama memutuskan untuk menjual ikan secara online. Ia menjadi pelopor penjualan ikan borongan melalui video-video tanpa naskah yang direkamnya sendiri. Gaya bicaranya yang unik dan ekspresif awalnya dianggap aneh oleh tetangga, namun justru menarik perhatian pembeli besar, termasuk artis Ibukota hingga mancanegara.
Kunci kesuksesannya bukan hanya soal pemasaran. Di awal usahanya, Azama hanya bermodalkan kepercayaan dari para petani ikan. Ia akan memvideokan ikan milik petani, memasarkannya, dan baru mengambil ikan tersebut setelah ada pembeli. Kini, ia dikenal ketat dalam menjaga kualitas ikan, terutama saat menembus pasar ekspor ke Eropa.
Saat ini, di musim ramai (Februari-Agustus), bisnisnya mampu menjual lebih dari 100.000 ekor ikan per bulan. Keberhasilannya ini tidak hanya mengubah nasib pribadi, tetapi juga menggerakkan ekonomi para petani ikan koki di Desa Wajak Lor dan Desa Betak, Tulungagung.
Ke depan, pendiri Jack Starfish ini bercita-cita mendirikan yayasan pendidikan praktik bagi anak-anak kurang mampu. Pesannya untuk generasi muda, "Penyesalan saya cuma satu: kenapa saya tidak memulai dengan serius dari dulu. Tapi tanpa masa lalu itu, saya tidak akan bisa seperti sekarang."