DPMPTSP Tulang Bawang Dukung Ekonomi Biru Udang Manis
- 21 Feb 2026 16:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Biru Udang Manis yang diproyeksikan menjadi pilar ketahanan pangan nasional, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tulang Bawang (DPMPTSP) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut, khususnya dari aspek perizinan dan kepastian hukum.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Tulang Bawang, Dr. Dedy Palwadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan, percepatan, serta kepastian layanan perizinan bagi investor dan pelaku usaha yang akan berinvestasi di kawasan ekonomi biru tersebut.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik melalui sistem yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Kemudahan dan kepastian hukum menjadi prioritas utama agar para investor merasa aman dan nyaman dalam menanamkan modalnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut meliputi fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), verifikasi kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, hingga koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan seluruh tahapan perizinan dapat diproses secara efektif dan efisien.
Menurutnya, kepastian hukum merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan sistem pelayanan terintegrasi berbasis Online Single Submission (OSS) serta pengawasan yang terukur, DPMPTSP optimistis kawasan ekonomi biru ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sendiri menargetkan kawasan ini mampu mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, dan industri berbasis sumber daya lokal. Melalui dukungan perizinan yang kuat dan kepastian regulasi yang jelas, Kawasan Ekonomi Biru Udang Manis diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Tulang Bawang sebagai wilayah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.