Rahayu Riyanto Pamungkas Resmi Jadi Duta Peduli Stunting Pringsewu

  • 11 Mar 2026 18:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas resmi dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam kegiatan Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting yang berlangsung di Aula Utama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan berbagai pihak dalam memperkuat langkah penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Pringsewu. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, unsur DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah. Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menargetkan peningkatan kualitas kesehatan dan gizi anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), angka stunting di Kabupaten Pringsewu terus menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021 prevalensinya tercatat sebesar 6,54 persen dan menurun menjadi 5,3 persen pada 2025.

Keberhasilan tersebut juga mengantarkan Kabupaten Pringsewu meraih penghargaan sebagai daerah terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi pada tahun 2025. Capaian ini dinilai sebagai hasil kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan layanan kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat.

Sementara itu, Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta kualitas generasi mendatang.

Melalui peran tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting, terutama dengan memastikan ibu hamil mendapatkan pendampingan yang baik serta meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, dan akses layanan kesehatan yang memadai.


Rekomendasi Berita