Terjebak Longsor saat Hujan Deras, Pemancing di Pringsewu Dievakuasi Polisi
- 11 Mar 2026 17:50 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Seorang warga yang sempat terjebak longsor di kawasan aliran Sungai Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, berhasil dievakuasi oleh petugas kepolisian setelah meminta bantuan melalui layanan call center 110 Polri. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 10 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, seorang warga bernama M. Rozali tengah memancing di sekitar aliran Sungai Way Sekampung, Pekon Fajar Baru, Kecamatan Pagelaran Utara.
Namun ketika hendak pulang, sepeda motor yang digunakannya tidak dapat keluar dari lokasi karena akses jalan tertutup material longsor. Kondisi tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Material tanah yang longsor membuat jalan menjadi licin dan sulit dilalui sehingga Rozali memilih meminta bantuan melalui layanan darurat kepolisian.
Menerima laporan tersebut, Perwira Samapta (Pamapta) Polres Pringsewu Ipda M. Ridho Anshori bersama piket fungsi Samapta dan Reskrim segera menuju lokasi kejadian setelah berkoordinasi dengan personel Polsek Pagelaran. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap Rozali dan sepeda motor miliknya. Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena medan yang sulit akibat material longsoran yang masih basah dan licin. Kondisi minim penerangan di sekitar lokasi juga menambah kesulitan petugas.
Meski demikian, berkat kerja sama dan kesigapan petugas di lapangan, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan. Setelah berjibaku selama sekitar setengah jam, sepeda motor milik korban berhasil dikeluarkan dari area longsoran dan Rozali dapat kembali pulang dengan selamat.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasi Humas AKP Priyono mengatakan respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui layanan call center 110 yang dapat diakses secara gratis.
“Layanan call center 110 merupakan sarana bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat atau meminta bantuan kepolisian. Kami berkomitmen memberikan respons secepat mungkin terhadap setiap laporan yang masuk,” ujar AKP Priyono.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menghadapi situasi darurat seperti aksi kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Sementara itu, M. Rozali mengaku sangat bersyukur atas bantuan cepat dari pihak kepolisian. Ia menuturkan saat kejadian dirinya sedang memancing di sekitar aliran sungai tersebut ketika hujan deras mengguyur wilayah itu.
“Pas mau pulang ternyata jalan sudah tertutup longsor, motor tidak bisa keluar. Saya sempat bingung juga,” katanya.
Ia kemudian teringat adanya layanan call center 110 milik kepolisian yang dapat dihubungi secara gratis dan langsung mencoba meminta bantuan.
“Tidak lama setelah saya telepon, petugas langsung datang membantu mengevakuasi motor saya sampai akhirnya bisa keluar dari lokasi,” ujarnya.
Rozali pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Pringsewu yang telah membantu dirinya hingga dapat kembali pulang dengan selamat.
“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah membantu. Kalau tidak dibantu mungkin saya masih terjebak di sana,” tutupnya.