Dukung Klinik Inovasi, Unila Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Daerah
- 11 Mar 2026 14:04 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Lampung (Unila) menyatakan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem inovasi daerah melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Dukungan tersebut disampaikan dalam acara peluncuran Klinik Inovasi yang diinisiasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Lampung, di Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu 11 Maret 2026.
Narasumber dari Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, menekankan bahwa inovasi daerah tidak dapat berjalan secara mandiri tanpa melibatkan peran aktif perguruan tinggi. Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.
Menurutnya, kampus memiliki potensi besar melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan. Berbagai hasil riset di perguruan tinggi perlu didorong hingga tahap hilirisasi agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Hasil-hasil itu sebenarnya bisa menjadi inovasi kalau didorong sampai pada hilirisasi,” ujar Prof. Ayi Ahadiat.
Selain hilirisasi, perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap hasil inovasi juga menjadi poin penting yang disoroti oleh pihak universitas. Dengan adanya perlindungan hukum, inovasi yang lahir akan memiliki nilai jual sekaligus membuka peluang kerja sama dengan sektor industri.
Klinik Inovasi diharapkan berfungsi sebagai ruang pengembangan gagasan yang nyata bagi setiap sektor di perangkat daerah Lampung. Unila siap berperan sebagai pusat pengetahuan dan teknologi guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih kreatif dan adaptif di Provinsi Lampung melalui dukungan data riset yang akurat. Sinergi yang kuat akan mempercepat transformasi pelayanan publik menjadi lebih berkualitas dan tepat sasaran bagi masyarakat luas.