Pemprov Lampung Percepat Pembangunan 93 Dapur MBG di Wilayah 3T

  • 11 Mar 2026 13:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung tengah mempercepat pembangunan 93 unit Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) khusus untuk menjangkau wilayah terpencil. Pembangunan ini difokuskan pada kategori daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses gizi yang merata.

Ketua Pelaksana Satgas MBG Lampung, Saipul, menyebutkan bahwa pembangunan tahap pertama sebanyak 36 unit dapur sedang berjalan di beberapa kabupaten. Lokasi tersebut tersebar mulai dari Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, hingga wilayah Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Tantangan utama dalam proyek ini adalah proses pengiriman material bangunan dan bahan makanan yang harus menjangkau pulau-pulau kecil atau pelosok. Beberapa titik distribusi bahkan memerlukan penyeberangan menggunakan perahu motor agar kebutuhan operasional dapur dapat terpenuhi secara rutin.

“Maka sekarang kita dekatkan agar dia tidak pakai perahu tetapi memang membangun awalnya itu yang sulit mereka harus membangun mengantarkan material,” ujar Saipul, Rabu 11 Maret 2026.

Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional telah menunjuk tim penilai untuk menghitung nilai investasi bangunan yang dikerjakan oleh pihak ketiga. Mekanisme ini dilakukan agar pemerintah dapat segera memberikan penggantian biaya kepada investor setelah fasilitas dapur dinyatakan siap beroperasi.

Untuk dapur di wilayah 3T, kapasitas porsi yang dikelola sengaja dibuat lebih kecil dengan batasan di bawah seribu porsi per unit. Penyesuaian jumlah tenaga kerja juga dilakukan berdasarkan porsi layanan yang ada agar operasional tetap berjalan efektif meskipun berada di lokasi terpencil.

Kehadiran dapur di wilayah 3T ini diharapkan dapat memutus kendala geografis dalam pendistribusian makanan bergizi kepada anak sekolah dan ibu hamil. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh tahap pembangunan agar program ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga di pelosok Lampung.

Rekomendasi Berita