Bangunan Sultan Abdul Samad, Ikon Sejarah di Jantung Kuala Lumpur
- 30 Sep 2026 22:27 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Bangunan Sultan Abdul Samad menjadi salah satu landmark bersejarah yang paling dikenal di Kuala Lumpur, Malaysia. Bangunan bergaya Moor tersebut berdiri megah di hadapan Dataran Merdeka dan menjadi bagian penting dari kawasan bersejarah ibu kota Malaysia.
Bangunan ini mulai dibangun pada 1894 dan selesai pada 1897, ketika Kuala Lumpur masih berada di bawah pemerintahan kolonial Inggris. Nama Sultan Abdul Samad diambil dari nama Sultan Abdul Samad, penguasa Kesultanan Selangor pada masa tersebut.
Ciri arsitekturnya terlihat dari penggunaan kubah, menara jam, lengkungan serta ornamen bergaya Moor yang memberikan karakter khas pada bangunan. Menara jam setinggi sekitar 41 meter menjadi salah satu bagian yang paling menonjol dan kerap menjadi latar foto wisatawan.
Bangunan Sultan Abdul Samad memiliki peran penting dalam sejarah Malaysia. Kawasan di sekitarnya, khususnya Dataran Merdeka, menjadi lokasi berlangsungnya berbagai kegiatan kenegaraan dan peristiwa bersejarah, termasuk perayaan kemerdekaan Malaya pada 31 Agustus 1957.
Saat ini, bangunan tersebut menjadi salah satu tujuan wisata sejarah dan fotografi di Kuala Lumpur. Keindahan arsitektur dan lokasinya yang berdekatan dengan sejumlah destinasi bersejarah membuat kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Keberadaan Bangunan Sultan Abdul Samad tidak hanya memperkaya lanskap Kota Kuala Lumpur, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan sejarah Malaysia. Bangunan ini memperlihatkan bagaimana warisan arsitektur masa lalu tetap menjadi bagian penting dari identitas kota modern hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....