Jejak Kotak Pos Kolonial Inggris yang Masih Berdiri di Penang Hill
- 07 Sep 2026 15:38 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Di antara rimbunnya hutan tropis Penang Hill, sebuah kotak pos tua berwarna merah masih setia berdiri di pinggir jalur wisata. Usianya sudah lebih dari satu abad, namun jejaknya justru menjadi magnet bagi wisatawan yang penasaran dengan sejarah kolonial Inggris di Malaysia.
Kotak pos ini bukan sembarang benda tua yang dibiarkan berkarat begitu saja. Ia dibuat di Inggris oleh pabrik besi tuang A. Handyside & Co Ltd, tepat pada masa keemasan pemerintahan Ratu Victoria di akhir abad ke-19.
Awalnya, benda bersejarah ini bukan penghuni asli Penang Hill. Kotak pos tersebut dulu berdiri gagah di dekat balai pemadam kebakaran Beach Street, sebelum akhirnya dipindahkan ke lokasinya sekarang.
Perjalanannya menuju puncak bukit terjadi pada 2005, ketika Pos Malaysia menghadiahkannya kepada Persatuan Penduduk Bukit Bendera. Sejak saat itu, kotak pos berwarna merah mencolok ini menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap wisata Penang Hill.

Menariknya, model kotak pos serupa ternyata masih aktif digunakan di berbagai sudut Malaysia hingga kini. Fakta ini membuat benda peninggalan kolonial tersebut terasa hidup, bukan sekadar monumen mati yang dipajang untuk kenangan semata.
Untuk mencapai lokasi kotak pos ini, wisatawan biasanya menyusuri jalur berkelok yang dilayani armada golf cart listrik. Jalan sempit beraspal ini menanjak di antara pepohonan besar, pakis raksasa, dan semak tropis yang menciptakan suasana sejuk khas dataran tinggi.
Sepanjang perjalanan, deretan properti pribadi berjejer di kiri dan kanan jalur wisata ini. Sebagian besar rumah dan lahan tersebut dulunya dimiliki oleh warga Inggris pada masa kolonial, namun kini kepemilikannya telah berpindah tangan ke para pejabat dan pengusaha Malaysia.
Perpaduan ini menciptakan lapisan sejarah yang unik dan jarang disadari pengunjung biasa. Di satu sisi ada kotak pos tua sebagai saksi bisu era penjajahan, di sisi lain berdiri kediaman-kediaman elite yang mewarisi lahan bekas kekuasaan kolonial tersebut.

Bagi pencinta sejarah, jalur ini menawarkan pengalaman lebih dari sekadar pemandangan hijau nan asri. Setiap langkah kaki maupun putaran roda golf cart seolah membawa wisatawan menembus lorong waktu, dari zaman kolonial Inggris hingga wajah modern Malaysia hari ini.
Golf cart yang berseliweran membawa wisatawan naik-turun bukit menambah keseruan tersendiri bagi pengunjung. Sesekali rombongan pejalan kaki juga terlihat menyusuri jalur yang sama, membuktikan bahwa jalur ini ramah bagi berbagai gaya menjelajah.

Di sela rimbunnya hutan, sesekali tampak bendera Malaysia berkibar di depan bangunan bata tua. Detail kecil semacam ini menjadi pengingat bahwa kawasan ini bukan sekadar destinasi alam, melainkan juga ruang hidup bersejarah yang terus dijaga hingga sekarang.
Bagi yang berencana menjelajahi Penang Hill, menyempatkan diri melihat kotak pos kolonial ini sangat layak masuk daftar kunjungan. Selain menambah wawasan sejarah, momen ini juga menjadi latar foto unik yang jarang ditemukan di destinasi wisata lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....