Kunjungan Wisman ke Aceh Meningkat 2,21 Persen pada Mei 2026

  • 03 Jul 2026 06:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRICO.ID, Banda Aceh - Badan Pusat Satatis (BPS) Aceh mencatat, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Aceh pada Mei 2026 tercatat mencapai 3.148 kunjungan. Angka tersebut meningkat 2,21 persen dibandingkan April 2026 yang mencatat 3.080 kunjungan.

Plh. Kepala BPS Provinsi Aceh Abd. Hakim mengatakan, meski meningkat secara bulanan, jumlah kunjungan wisman masih mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara tahunan atau year on year, kunjungan wisman pada Mei 2026 turun 21,67 persen dari 4.019 kunjungan pada Mei 2025 menjadi 3.148 kunjungan.

"Kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh tercatat melalui dua pintu masuk utama, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Sabang. Kedua pintu masuk tersebut masih menjadi jalur utama kedatangan wisatawan asing ke Serambi Mekkah," ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Rabu 1 Juli 2026.

Secara kumulatif, selama periode Januari hingga Mei 2026 jumlah kunjungan wisman ke Aceh mencapai 15.294 orang. Jumlah tersebut turun 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 16.152 kunjungan.

Berdasarkan negara asal, Malaysia masih menjadi penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ke Aceh. Sebanyak 2.339 wisatawan atau sekitar 74,30 persen dari total kunjungan wisman pada Mei 2026 berasal dari negeri jiran tersebut.

Singapura menempati posisi kedua sebagai negara asal wisatawan terbanyak yang datang ke Aceh. Sepanjang Mei 2026, jumlah wisatawan asal Singapura tercatat sebanyak 52 orang, disusul Australia dengan 34 orang.

Selain peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing secara bulanan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh juga mengalami kenaikan. Pada Mei 2026, rata-rata TPK hotel berbintang mencapai 27,03 persen atau meningkat 2,68 persen poin dibandingkan April 2026 yang sebesar 24,35 persen.

Peningkatan tingkat hunian hotel mencerminkan mulai membaiknya aktivitas perjalanan dan sektor pariwisata di Aceh. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha perhotelan serta sektor ekonomi yang berkaitan dengan industri pariwisata.

Meski demikian, penurunan jumlah kunjungan wisatawan secara tahunan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Upaya memperkuat promosi destinasi, meningkatkan konektivitas, dan memperluas pasar wisata dinilai penting untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh pada periode mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....