Kemenpar Ajak Masyarakat Liburan di dalam Negeri lewat #DiIndonesiaAja

  • 30 Jun 2026 10:23 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat mengisi libur sekolah 2026 dengan menjelajahi berbagai destinasi wisata di dalam negeri melalui kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja". Kampanye tersebut diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Ajakan itu disampaikan di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Berita Resmi Statistik Nomor 62/08/Th. XXVIII mencatat perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri pada Juni 2025 mencapai 727,56 ribu perjalanan atau meningkat 24,20 persen dibandingkan Mei 2025.

Dalam siaran pers Kementerian Pariwisata pada Jumat, 26 Juni 2026, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama sekaligus Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengatakan tren perjalanan wisata saat ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat. Wisatawan semakin memilih destinasi yang dekat, mudah dijangkau, dan menawarkan biaya perjalanan yang lebih efisien.

"Selain memperkuat ekonomi nasional, mengurangi arus keluar devisa, dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah, langkah ini juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata hingga ke berbagai daerah," kata Nia.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Januari hingga April 2026 mencapai 417,06 juta perjalanan. Angka tersebut meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Nia menjelaskan, pada 2025 perjalanan wisata antarkabupaten atau antarkota dalam satu provinsi menyumbang 67,7 persen dari total perjalanan wisata nusantara. Menurutnya, pola tersebut juga sejalan dengan temuan UN Tourism yang menunjukkan wisatawan cenderung memilih destinasi terdekat karena lebih hemat biaya, mudah diakses, serta menawarkan beragam atraksi yang belum banyak dieksplorasi.

Untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan, Kementerian Pariwisata menghadirkan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama MaiA. Platform tersebut dapat membantu wisatawan memilih destinasi, menyusun rencana perjalanan, hingga menyesuaikan pilihan wisata berdasarkan kebutuhan dan anggaran.

Selama periode libur sekolah, Kementerian Pariwisata bersama pelaku industri menyediakan 95 paket wisata yang melibatkan 40 pelaku usaha. Paket tersebut menawarkan wisata alam, budaya, bahari, hingga petualangan di sejumlah destinasi, seperti Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemerintah juga meluncurkan program BINA Holiday & Back to School 2026 bersama Kementerian Perdagangan, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Program tersebut menghadirkan potongan harga hingga 50 persen di 80 ribu gerai yang tersebar pada 414 pusat perbelanjaan di 24 provinsi.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pariwisata Imam Priyono mengatakan seluruh destinasi wisata telah dipersiapkan menghadapi peningkatan kunjungan selama libur sekolah. Persiapan dilakukan melalui penerapan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), koordinasi lintas sektor, serta penguatan mitigasi risiko di kawasan wisata.

BPS dalam publikasi Cerita Data Statistik untuk Indonesia Volume 2 Nomor 8 Tahun 2025 juga mencatat motivasi masyarakat melakukan perjalanan terus berkembang. Selain untuk berlibur dan melepas penat, generasi Milenial dan Z banyak bepergian untuk mengikuti pendidikan atau pelatihan. Media sosial juga menjadi salah satu sumber utama dalam menentukan destinasi, akomodasi, hingga tempat kuliner.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....