Storytelling Konten Digital Bikin Wisata Aceh Kian Dilirik
- 24 Jun 2026 16:41 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Konten digital tidak lagi sekadar menampilkan pemandangan indah, tetapi juga menghadirkan cerita yang mampu membangun ketertarikan orang untuk datang langsung ke sebuah destinasi. Kekuatan bercerita atau storytelling kini menjadi salah satu kunci penting dalam promosi wisata, termasuk bagi generasi muda yang aktif memperkenalkan keindahan Aceh melalui media sosial.
Duta Pariwisata Kota Banda Aceh 2025 Sagti Aprilian, dalam talkshow pada Selasa 23 Juni 2026 yang bertajuk Generasi Muda Angkat Wisata Aceh Lewat Konten Digital menyebutkan, media sosial telah mengubah cara masyarakat mengenal destinasi wisata, dari sekadar melihat foto menjadi menikmati cerita dan pengalaman yang dibagikan para kreator.
"Promosi wisata tidak cukup hanya menampilkan visual yang menarik. Menurutnya, pembuat konten perlu memahami sejarah, budaya, serta nilai yang ada di suatu tempat agar informasi yang disampaikan lebih bermakna dan mudah diterima masyarakat," katanya.
Sementara Duta Siswa Wisata Aceh 2025 Maritza Danesh Fazilla menilai setiap kreator memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan cerita kepada audiens. "Karena itu, ia menilai penting bagi generasi muda untuk menjadi diri sendiri dan membangun ciri khas agar konten yang dibuat memiliki karakter yang kuat dan tidak sekadar mengikuti tren," ucapnya.
Kekuatan cerita dalam konten digital juga menjadi cara untuk memperkenalkan sisi lain Aceh kepada masyarakat luar. Tidak hanya soal keindahan alam, tetapi juga budaya pemulia jamee, sejarah tsunami, wisata religi, hingga kuliner khas yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Kreator Konten Fitria Belangi menyebutkan, konten yang baik bukan hanya mampu membuat sebuah tempat menjadi viral, tetapi juga membangun pemahaman yang benar tentang Aceh. Dengan narasi yang tepat, berbagai stigma negatif yang selama ini beredar dapat dipatahkan melalui pengalaman dan cerita yang disampaikan secara langsung oleh para kreator.
Fitria yang juga dikenal gemar mengeksplorasi berbagai lokasi tersembunyi atau hidden gem di Aceh itu mengungkapkan bahwa banyak tempat yang awalnya belum dikenal luas akhirnya menarik perhatian publik setelah diceritakan melalui pengalaman perjalanan yang dibagikan di media sosial.
"Di era media sosial saat ini, generasi muda memiliki peran besar dalam memperkenalkan daerahnya kepada dunia. Melalui storytelling yang kuat, wisata Aceh tidak hanya tampil indah di layar gawai, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan cerita yang membuat orang ingin datang dan merasakannya secara langsung," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....