Pariwisata Aceh Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah
- 23 Agt 2025 23:42 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Pengembangan sektor pariwisata lokal di Aceh memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembukaan lapangan kerja, serta pemberdayaan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif adalah contohnya.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Aceh (BPPA), Mirza Rizqan, SE, hadir dalam dialog “Banda Aceh Sore Ini” RRI, Jumat (22/8/2025). Menurutnya, ada lima destinasi wisata unggulan di Aceh, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Tengah (Takengon), dan Aceh Singkil.
“Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati panorama alam dan budaya, tetapi juga berbelanja kuliner, penginapan, hingga oleh-oleh. Tentunya ini menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Mirza.
Promosi melalui media sosial, keterlibatan influencer, hingga pengembangan desa wisata melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) memperkuat citra pariwisata Aceh. Mirza juga menekankan pentingnya keterpenuhan tiga aspek utama dalam pengelolaan destinasi wisata, yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas.
Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Dr. Muhammad Nasir, S.E., M.Si, M.A., menilai sektor pariwisata menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Aceh. Di tengah masih dominannya ketergantungan pada sektor pertanian dan dana transfer pusat, pariwisata Aceh berdiri lebih mandiri.
“Jika dikelola dengan optimal, pariwisata akan memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD. Dengan begitu, kita dapat mengurangi ketergantungan pada APBN dan APBA,” ungkap Dr Muhammad Nasir.
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan investasi infrastruktur wisata serta sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pelaku usaha. Dengan demikian, potensi pariwisata bisa terus berkembang secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....