Gen Z Promosi Aceh dari Siswa untuk Pariwisata

  • 11 Agt 2025 00:23 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, Maritza Danesh Fazilla atau akrab disapa Faila, berhasil mengharumkan nama Aceh dengan terpilih sebagai Duta Siswa Pariwisata Aceh 2025. Siswi kelas 2 SMP Islam Al Azhar Kairo, Banda Aceh ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi bagi daerah.

Faila memang dikenal aktif sejak kecil. Ia memulai pendidikan dasar lebih cepat dibanding teman sebayanya, yakni masuk SD pada usia 5 tahun 7 bulan di SD Negeri 24 Banda Aceh. Semangatnya untuk terus belajar dan mencoba hal baru membuatnya tumbuh sebagai pribadi yang percaya diri dan penuh motivasi.

Dalam dialog interaktif Cek Cerita Kamu yang disiarkan di RRI Pro 2 Banda Aceh, Minggu, (3/8/2025). Faila membagikan pengalamannya sebelum menjadi Duta Siswa Pariwisata Aceh 2025. "Tahun 2023 menjadi salah satu awal kiprah Faila di dunia prestasi. Saat itu, Faila bergabung sebagai anggota marching band Gita Handayani dan ikut berkompetisi di ajang internasional Malaysia World Band Competition 2023. Pengalaman itu membuka mata Faila bahwa keterampilan dan dedikasi bisa membawa seseorang menembus panggung dunia," ujar Faila.

Tidak berhenti di situ, sepanjang 2024, Faila aktif di bidang modeling, hingga mengikuti beragam komunitas seni dan budaya. Faila sukses meraih Runner Up 1 Etnik Model Indonesia dan Runner Up 5 Indonesia Girl Junior 2024. Bahkan, ia tampil di sejumlah ajang bergengsi seperti Bangkok Kids International Fashion Week 2024 dan Asia World Model United Nation di Malaysia pada Februari 2024.

“Semua pengalaman itu membuat saya semakin percaya diri. Saat melihat brosur tentang Duta Siswa Pariwisata, saya merasa ini kesempatan yang pas untuk membuktikan bahwa pelajar juga bisa bermanfaat di luar sekolah,” kata Faila.

Menurutnya, menjadi Duta Siswa Pariwisata bukan hanya tentang penampilan atau popularitas, tetapi juga tentang membawa pesan positif dan mempromosikan potensi daerah. “Saya ingin menunjukkan kalau di usia muda kita bisa memotivasi banyak orang, tidak hanya teman sebaya, tapi juga masyarakat luas,” tambahnya.

Faila menilai Aceh memiliki banyak destinasi ikonik yang layak dipromosikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap perannya dapat membantu mengenalkan keindahan dan kekayaan budaya Tanah Rencong. “Aceh itu wilayah di ujung barat Indonesia, tapi punya segudang pesona. Mulai dari pantai, sejarah, kuliner, sampai tradisinya yang unik. Semua itu patut diketahui dan dikunjungi,” katanya.

Selain fokus pada promosi pariwisata, Faila juga berkomitmen mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, agar dapat menjadi duta yang mampu berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara. “Bahasa adalah kunci, apalagi kalau ingin mempromosikan Aceh ke dunia,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....