Pendidikan Inklusif Dorong Kolaborasi SLB dan Sekolah Reguler
- 04 Feb 2026 12:54 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kepala Sekolah SLB YBSM Banda Aceh, Asmahani,S.Pd, menyebut pembelajaran khusus tidak setiap hari penuh. Anak disabilitas mendapat layanan rata-rata dua jam per minggu sesuai kebutuhan. Menurutnya sekolah inklusif tetap memberikan jam belajar normal di kelas reguler. Guru SLB mendampingi sebagai guru bimbingan khusus bagi sekolah terdekat.
Pendampingan dimulai dengan asesmen kondisi anak di kelas. Guru kemudian menyesuaikan metode, tempat duduk, dan media pembelajaran. Asma menilai peran guru sangat penting membangun kepercayaan diri anak, jelasnya saat wawancara bersama RRI Minggu 1 Februari 2026. Dukungan berkelanjutan membuat mereka berani tampil dan berprestasi.
Ia mengingatkan anak disabilitas tidak untuk dikasihani, tetapi diberdayakan. Tujuannya agar mereka mandiri dan memiliki keterampilan hidup. Terkait stigma, Asma menyebut sudah ada kemajuan di lingkungan sekolah. Edukasi karakter terus diberikan agar siswa saling menghargai perbedaan.
Nilai keagamaan dan kearifan lokal Aceh juga dimasukkan dalam pembelajaran. Hal itu untuk mencegah diskriminasi sejak usia dini. Soal peran orang tua, sekolah rutin melakukan sosialisasi dan parenting. Bahkan guru menjemput siswa bila terkendala akses ke sekolah.
Ia menyebut kesadaran orang tua kini jauh meningkat. Banyak yang aktif mengantar anak setiap hari. Dukungan pemerintah dinilai semakin kuat melalui regulasi sekolah inklusif. Sarana prasarana dan pelatihan guru terus ditingkatkan.
Asma mengungkap sekolahnya menerima program revitalisasi ruang belajar tahun 2025. Fasilitas baru membuat anak lebih nyaman belajar. Ia berharap media pembelajaran ramah disabilitas terus ditambah. Pemerintah diminta menjaga keberlanjutan dukungan.
RRI juga didorong aktif mengedukasi masyarakat tentang hak anak disabilitas. Perubahan stigma dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Pendidikan inklusif disebut fondasi keadilan sosial di Aceh. Semua pihak diharapkan berkolaborasi mewujudkannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....