Memaknai Keluarga Sakinah di Tengah Tekanan Hidup

  • 24 Jan 2026 23:19 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.co.id, Banda Aceh – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Susoh, Aceh Barat Daya, Ustaz Roni Haldi, Lc., menegaskan bahwa keluarga sakinah dalam pandangan Islam bukanlah keluarga yang tanpa masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadirkan ketenangan di tengah krisis dan tekanan hidup, hal itu diungkapkan dalam Kajian Islami RRI Jumat (23/1/2026).

Menurut Ustaz Roni, makna sakinah sering disalahpahami sebagai kondisi rumah tangga yang selalu bahagia dan bebas konflik. Padahal, Al-Qur’an menegaskan bahwa ketenangan justru diturunkan Allah saat manusia berada dalam keguncangan.

Ia menjelaskan, sakinah merupakan proses untuk mendatangkan ketenangan batin ketika realitas hidup tidak bersahabat. Dalam keluarga, kelelahan, kecemasan, bahkan kesedihan adalah hal yang manusiawi, selama suami dan istri saling menguatkan dan kembali kepada Allah.

Dalam kondisi krisis, seperti bencana alam, tekanan ekonomi, hingga keterbatasan lapangan pekerjaan, fungsi keluarga menurutnya ikut berubah. Keluarga tidak lagi sekadar tempat kenyamanan, tetapi menjadi tempat berlindung dan saling mengadu.

Ustaz Roni menekankan, keluarga sakinah di masa krisis ditandai dengan tidak saling menyalahkan, menghadapi masalah secara bersama, serta menjadikan iman dan doa sebagai penopang utama. Ia menilai doa dan kedekatan spiritual menjadi kekuatan paling efektif untuk menjaga ketahanan rumah tangga.

Ia juga menyoroti kondisi di Aceh, di mana tekanan ekonomi dan tingginya biaya pernikahan menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan muda. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa krisis tidak boleh menjadi alasan runtuhnya rumah tangga, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....