Pengolahan Lahan Bekas Banjir Pidie Jaya Hasilkan Bawang Merah Berkualitas

  • 13 Jul 2026 16:45 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Pidie Jaya - Upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya terus dilakukan melalui pemanfaatan lahan bekas banjir untuk budidaya bawang merah. Lahan persawahan yang sebelumnya tertutup lumpur banjir setebal sekitar 30 sentimeter kini berhasil dimanfaatkan kembali sebagai area pertanian produktif, Senin 13 Juli 2026.

Program budidaya bawang merah ini melibatkan pendampingan dari para pakar pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), salah satunya Prof. Dr. Rina Sriwati, M.Si., yang merupakan pakar proteksi tanaman. Pendampingan dilakukan mulai dari analisis kondisi lahan hingga proses budidaya agar tanaman mampu tumbuh optimal meski ditanam di media bekas lumpur banjir.

Rina menjelaskan, tanah bekas banjir tidak dapat langsung ditanami karena kandungan unsur haranya harus terlebih dahulu dianalisis. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam menentukan jenis pupuk dan nutrisi yang dibutuhkan agar tanah kembali subur dan mampu menghasilkan bawang merah berkualitas.

"Sebelum dilakukan penanaman kita analisis dulu berapa kandungan nitrogen (N) dan fosfor (P) pada tanah, sehingga hasil analisis itulah yang digunakan sebagai dasar untuk merekomendasikan jenis pupuk dan nutrisi yang harus digunakan," kata Rina.

Selain memperbaiki kualitas tanah, tim pendamping juga menerapkan teknologi pertanian modern berupa sistem irigasi water sprinkler untuk menyuplai kebutuhan air tanaman secara merata. Teknologi ini dinilai lebih efisien dalam menjaga kelembapan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan bawang merah selama masa budidaya.

Melalui penerapan teknologi pertanian dan pendampingan ilmiah tersebut, lahan yang sebelumnya terdampak banjir kini kembali produktif. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan pascabencana sekaligus membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat melalui peningkatan hasil pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....